Sedan Terperosok 2 Meter di JJLS Saptosari, Dua Orang Terluka Ringan

3 hours ago 2

Sedan Terperosok 2 Meter di JJLS Saptosari, Dua Orang Terluka Ringan

Petugas kepolisian saat melakukan pendataan terhadap kecelakaan tunggal di ruas JJLS di Kalurahan Jetis, Saptosari, Senin (29/6). /Istimewa.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan JJLS Gunungkidul kembali terjadi. Sebuah mobil Toyota Vios bernomor polisi AB 1447 BJ terperosok ke lahan milik warga sedalam sekitar dua meter di ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Padukuhan Temanggung, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pengemudi dan penumpang sempat dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan akibat luka ringan yang dialami.

Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana, menjelaskan kecelakaan tunggal tersebut bermula ketika mobil yang dikemudikan Tama melaju dari arah Saptosari menuju Panggang. Saat melintasi jalan yang menikung sekaligus menanjak, pengemudi diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke lahan warga di sisi selatan JJLS.

"Begitu lepas kendali, mobil keluar jalur hingga terperosok ke area lahan di sisi selatan JJLS," kata Sigit saat dihubungi wartawan, Senin siang.

Setelah menerima laporan kejadian, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus membantu proses evakuasi kendaraan yang terperosok. Polisi memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban meninggal dunia.

Sigit mengatakan pengemudi beserta penumpang sempat dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, keduanya hanya mengalami luka ringan dan kondisi kesehatannya dipastikan baik.

"Sopir dan penumpang sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Secara keseluruhan kondisinya baik karena hanya mengalami luka ringan," katanya.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di ruas JJLS Gunungkidul. Menurutnya, kondisi jalan yang berkelok dan menanjak membutuhkan konsentrasi tinggi, terlebih jumlah rambu lalu lintas di sepanjang jalur tersebut masih terbatas.

Karena itu, kepolisian berharap ada penambahan rambu lalu lintas sebagai penunjuk kondisi jalan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Di sisi lain, pengendara juga diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan selalu mengutamakan kehati-hatian saat berkendara.

"Harapannya ada penambahan rambu-rambu karena jumlah yang terpasang masih minim. Tentunya, untuk pengendara juga wajib berhati-hati, tidak boleh ugal-ugalan saat mengendarai motor maupun mobil," ujar Sigit.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menyatakan jajaran kepolisian terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pemetaan titik rawan kecelakaan sekaligus menganalisis faktor penyebab setiap insiden yang terjadi.

Menurutnya, penanganan kecelakaan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul apabila penyebab kecelakaan berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang memerlukan perbaikan.

"Untuk penanggulangan juga membutuhkan partisipasi dari lintas sektor. Sebagai contohnya, saat terjadi kecelakaan karena jalan rusak, maka upaya antisipasi dilakukan koordinasi dengan pemkab guna melakukan perbaikan jalan," katanya.

Selain penanganan infrastruktur, upaya pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari Kampung Tertib Lalu Lintas hingga pelatihan safety riding, sebagai bagian dari pembentukan budaya keselamatan di jalan raya.

"Banyak kegiatan sosialisasi dilakukan di sekolah mulai dari Kampung Tertib Lalu Lintas hingga safety riding untuk keselamatan," kata Damus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news