KLIKPOSITIF — Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison apresiasi Polres Dharmasraya dalam melakukan upaya penyelesaian Konflik PT Sumbar Andalas Kencana (SAK) dengan kelompok Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di sekitar wilayah perusahaan.
Hal itu disampaikan Medison dalam rapat bersama forkopimda plus untuk membahas kasus tersebut di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Selasa (23/6/2026).
Rapat tersebut, disampaikan dia, guna membahas banyaknya kasus penjarahan Tandan Buah Segar (TBS) yang disertai pengancaman oleh kelompok yang diduga mengatasnamakan kelompok SAD terhadap Karyawan PT SAK.
Oleh karena itu, Medison menyampaikan, jika tidak dilakukan langkah-langkah yang persuasif dan terukur kasus tersebut, kasus ini tentu akan menjadi tendensi yang buruk bagi iklim investasi Dharmasraya di masa depan.
“Dan rapat kali ini, tujuannya adalah melakukan pemetaan terhadap kelompok SAD yang ada di Dharmasraya, apakah kelompok itu murni dan benar-benar SAD, atau malah sebaliknya, yaitu hanya kelompok yang memanfaatkan SAD dengan tujuan meraup keuntungan,” sebutnya.
Medison juga menyampaikan, bahwa total kerugian yang diterima perusahaan akibat penjarahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di perusahaan mereka mencapai angka 1 milyar rupiah pertahun.
“Maka dari itu, kami akan membentuk tim bersama di bawah koordinasi pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan persoalan secara menyeluruh sekaligus mencari solusi terbaik agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara tepat dan terukur,” ujarnya.
Terakhir, Medison menyampaikan, bahwa pihaknya juga menggaet LSM Peduli Dharmasraya dalam menyelesaikan konflik yang melibatkan perusahaan dengan kelompok yang saat ini diduga mengaku dari kelompok SAD.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kapolres AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, diwakili Kabag Ops Polres Dharmasraya, AKP Zamrinaldi, Perwakilan Kejaksaan Negeri Pulau Punjung, Kesbangpol, Pemerintah Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, tokoh masyarakat, LSM Peduli Dharmasraya, serta pihak-pihak terkait lainnya.(ina)

11 hours ago
7




















































