Semarak Dies Natalis ke-53 Institut Teknologi Padang: ITP Hadir, Peduli, dan Berikan Solusi

16 hours ago 7

Hayati Sumbar

PADANG, KLIKPOSITIF – Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar Dies Natalis ke-53 dengan mengusung tema Melesat Berdampak Global (MBG) di Aula Gedung D Lantai 2 Kampus I, Rabu, 8 April 2026. Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penegasan peran kampus dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi persoalan kebencanaan di Sumatera Barat.

Dalam orasi ilmiah bertajuk “Dari Bencana Menuju Ketangguhan”, dosen ITP Hendri Nofrianto menyoroti masih minimnya keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana secara langsung di lapangan. Padahal, menurutnya, Sumatera Barat merupakan daerah yang rawan bencana, baik di kawasan jalan maupun aliran sungai.

Ia mengajak civitas akademika untuk tidak hanya berkutat pada teori di dalam kelas, tetapi juga terjun langsung ke lapangan bersama mahasiswa. “Mari ajak mahasiswa belajar langsung di proyek. Banyak ilmu yang bisa didapat, mulai dari penguatan tebing, real alignment, hingga pembangunan jembatan,” ujarnya, merujuk pada pengalaman di proyek perbaikan Jalan Malalak.

Sebagai konsultan dalam proyek tersebut, Hendri Nofrianto menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik. Ia menilai mahasiswa perlu dibekali ilmu dasar yang kuat, sementara pengembangan teknis dapat didukung dengan kemajuan teknologi dan perangkat lunak. “Jangan hanya belajar di dalam kelas, tetapi langsung ke lapangan agar lebih aplikatif,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar ITP menghadirkan pusat kajian infrastruktur kebencanaan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan pusat kajian tersebut dapat menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan praktisi dalam merumuskan solusi berbasis keilmuan.

Harapan tersebut sejalan dengan Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang (YPTP) Ampri Satyawan yang menginginkan ITP terus berkembang lebih cepat dan memberikan dampak luas. Ia menilai lulusan ITP telah banyak berkontribusi di berbagai sektor strategis.

“Alumni ITP telah banyak menunjukkan kiprah di lapangan. Salah satunya Kepala BPN Sumbar, Teddi Supriadi. Begitu juga dalam bidang kebencanaan, dosen ITP terlibat langsung sebagai konsultan proyek,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITP Maidiawati menegaskan, perjalanan panjang ITP berangkat dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Berawal dari lembaga kursus ahli teknik, berkembang menjadi akademi, sekolah tinggi, hingga kini menjadi institut.

Menurutnya, ITP telah melahirkan banyak tenaga ahli yang berkontribusi dalam pembangunan di berbagai sektor. Saat ini, ITP didukung oleh 78 dosen tetap dan 46 tenaga kependidikan yang menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi secara konsisten.

“ITP hadir tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung peran aktif ITP dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana banjir besar di Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Melalui tim ITP Peduli, dosen dan mahasiswa turun langsung memberikan bantuan serta dukungan teknis di lapangan.

Selain itu, program Mahasiswa Berdampak juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.

Ke depan, Institut Teknologi Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu akademik, memperkuat riset dan inovasi, serta memperluas kerja sama di tingkat nasional dan internasional.

“Kita tidak hanya ingin menjadi institusi yang baik, tetapi institusi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tutup Maidiawati.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news