KLIKPOSITIF- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang mencatat sedikitnya tujuh kali gempa tektonik mengguncang wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan data BMKG, aktivitas gempa terjadi di wilayah Pasaman Barat dan Bukittinggi dengan magnitudo bervariasi, mulai dari M1,6 hingga M4,6.
Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, mengatakan gempa pertama tercatat pada pukul 02.17 WIB dengan magnitudo 2,4. Episentrum berada 16 kilometer timur Pasaman Barat pada kedalaman 5 kilometer.
Selanjutnya, gempa berkekuatan M2,1 mengguncang 12 kilometer barat Bukittinggi pada pukul 06.49 WIB, disusul gempa M1,6 pada pukul 07.26 WIB yang berpusat 5 kilometer barat laut Bukittinggi.
Gempa terbesar terjadi pada pukul 07.50 WIB dengan magnitudo 4,6. Episentrum berada 102 kilometer barat daya Pasaman Barat pada kedalaman 17 kilometer.
BMKG kemudian kembali mencatat gempa M2,8 pada pukul 10.01 WIB di 18 kilometer timur Pasaman Barat dengan kedalaman 10 kilometer.
Aktivitas kegempaan berlanjut di wilayah Bukittinggi, yakni gempa M2,9 pada pukul 10.10 WIB di 8 kilometer barat Bukittinggi dengan kedalaman 2 kilometer, serta gempa M3,0 pada pukul 11.58 WIB di 4 kilometer barat laut Bukittinggi dengan kedalaman 10 kilometer.
Ia menyatakan, gempa berkekuatan M4,6 yang terjadi di wilayah Sumatera Barat tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga saat ini juga belum ada laporan mengenai korban maupun kerusakan akibat rangkaian gempa tersebut.
“Hasil monitoring BMKG hingga Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 12.20 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),” ungkapnya.

18 hours ago
5




















































