Wawako Maigus Nasir Bekali Ratusan Mahasiswa KKN-PPM Unes 2026, Tekankan Peran sebagai Agen Perubahan

8 hours ago 5

Spanduk Dealer Program Juli Honda 300 x 50 cm

PADANG, KLIKPOSITIF — Ratusan mahasiswa Universitas Eka Sakti (Unes) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tahun 2026 mengikuti pembekalan di Auditorium Unes, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bekal awal bagi para mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat di berbagai daerah untuk menjalankan program pengabdian.

Pembekalan KKN-PPM itu dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia, Rektor Universitas Eka Sakti Sufyarma Marsidin, Ketua LKAAM Sumatera Barat Fauzi Bahar, serta ratusan mahasiswa peserta KKN-PPM Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir hadir sebagai pemateri dan memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar mampu menjalankan peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Di hadapan para peserta, Maigus menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Karena itu, momentum KKN harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Pendidikan adalah salah satu kunci keberhasilan dan kesuksesan bagi anak-anak kita ke depan. Karena itu, manfaatkan kesempatan KKN ini untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki sekaligus menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat,” ujar Maigus.

Ia menjelaskan, pelaksanaan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial, membangun kepemimpinan, serta menggali potensi yang dimiliki setiap daerah. Melalui program-program yang dirancang secara matang, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Maigus, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat. Pengetahuan dan inovasi yang dimiliki mahasiswa dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, terutama di tengah tantangan pembangunan yang terus berkembang.

“Mahasiswa harus mampu membaca kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi daerah. KKN menjadi kesempatan untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan,” katanya.

Lebih lanjut, Maigus menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKN tidak semata-mata diukur dari banyaknya program kerja yang berhasil dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

Ia mengingatkan para peserta agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan, pelayanan, dan kepedulian selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam menyukseskan setiap program yang dibawa mahasiswa.

“Anda akan sukses ketika mampu membuat masyarakat merasa senang dan terbantu. Hormati masyarakat, maka mereka akan menghormati Anda. Ketika kepercayaan itu telah terbangun, Insyaallah seluruh program yang dibawa akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tuturnya.

Dalam pemaparannya, Maigus juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah Program Padang Juara, yang memberikan kesempatan kepada anak-anak Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri melalui berbagai skema beasiswa.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah maupun bangsa.

Sementara itu, Rektor Universitas Eka Sakti, Sufyarma Marsidin, menegaskan bahwa KKN-PPM merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut, kata dia, menjadi ruang pembelajaran yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama masa perkuliahan.

“KKN-PPM merupakan ruang pembelajaran yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Jadikan setiap program yang dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat,” kata Sufyarma.

Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian. Selain itu, mahasiswa juga diminta membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat setempat agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang optimal.

Menurut Sufyarma, keberhasilan KKN tidak hanya tercermin dari laporan akhir kegiatan, tetapi juga dari perubahan dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, mahasiswa dituntut untuk mampu beradaptasi, memahami kebutuhan warga, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap aktivitas.

Pembekalan KKN-PPM Unes Tahun 2026 berlangsung dengan penuh antusiasme. Para mahasiswa tampak serius mengikuti setiap materi yang disampaikan narasumber sebagai bekal sebelum menjalankan pengabdian di berbagai wilayah.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Eka Sakti berharap para mahasiswa tidak hanya menjadi insan akademis yang unggul secara intelektual, tetapi juga mampu hadir sebagai motor penggerak perubahan sosial yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news