Jumali Kamis, 25 Juni 2026 11:27 WIB
Harianjogja.com, JOGJA—Banyak pengguna mengira ponsel Android dapat digunakan selama perangkat masih menyala dan berfungsi normal. Padahal, setiap smartphone memiliki masa dukungan perangkat lunak yang menjadi penentu apakah perangkat tersebut masih aman digunakan atau tidak.
Masa dukungan ini berkaitan dengan pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan yang diberikan oleh produsen. Setelah periode tersebut berakhir, ponsel tidak lagi menerima perbaikan celah keamanan maupun fitur baru, sehingga risiko serangan siber menjadi lebih tinggi.
Masalahnya, setiap produsen Android memiliki kebijakan dukungan yang berbeda-beda. Perangkat premium terbaru umumnya mendapatkan masa dukungan lebih panjang dibandingkan model kelas menengah atau entry-level.
Sebagai contoh, sejumlah ponsel flagship terbaru Samsung dan Google kini memperoleh dukungan pembaruan Android dan keamanan hingga tujuh tahun. Namun, beberapa model lama hanya mendapatkan dukungan sekitar tiga hingga empat tahun.
Sementara itu, sejumlah merek lain seperti Xiaomi dan Motorola memiliki kebijakan berbeda tergantung jenis perangkat yang dipasarkan. Pada beberapa model tertentu, masa dukungan perangkat lunak bahkan relatif lebih singkat.
TechAdvisor mengungkapkan, secara umum, terdapat dua jenis pembaruan yang diterima perangkat Android.
Pertama adalah pembaruan sistem operasi Android (major update) yang biasanya dirilis setiap tahun. Pembaruan ini menghadirkan fitur baru, peningkatan performa, dan perubahan antarmuka pengguna.
Kedua adalah pembaruan keamanan (security update) yang dirilis secara berkala untuk menutup celah keamanan, memperbaiki bug, serta melindungi perangkat dari ancaman siber terbaru.
Ketika masa dukungan berakhir, ponsel memang masih dapat digunakan untuk fungsi dasar seperti menelepon, mengirim pesan, atau mengakses internet. Namun, perangkat menjadi lebih rentan terhadap malware, pencurian data, hingga penyalahgunaan akun digital.
Karena itu, penting bagi pengguna untuk mengetahui kapan masa dukungan perangkat mereka berakhir.
Cara Cek Masa Dukungan HP Android
Salah satu cara termudah adalah melalui situs endoflife.date yang menyediakan informasi masa dukungan berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone Android.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka menu Pengaturan di ponsel dan catat model perangkat yang digunakan, misalnya Samsung Galaxy A35.
- Kunjungi situs endoflife.date.
- Pilih menu Devices.
- Cari merek ponsel yang digunakan.
- Pilih model perangkat untuk melihat informasi dukungan perangkat lunak.
Melalui halaman tersebut, pengguna dapat mengetahui tanggal peluncuran perangkat, masa dukungan pembaruan Android, serta periode pembaruan keamanan yang masih tersedia.
Untuk memudahkan pengguna, situs tersebut menggunakan indikator warna.
- Hijau: perangkat masih dalam masa dukungan aktif.
- Kuning: masa dukungan akan segera berakhir.
- Merah: perangkat telah mencapai status End-of-Life (EOL) dan tidak lagi menerima pembaruan.
Mengapa Penting Mengetahui Masa Dukungan?
Perangkat yang sudah memasuki masa EOL memang tidak langsung berhenti berfungsi. Namun, tanpa pembaruan keamanan, risiko keamanan akan terus meningkat seiring munculnya ancaman baru.
Aktivitas seperti mobile banking, belanja online, menyimpan kata sandi, hingga mengakses email menjadi lebih berisiko apabila dilakukan melalui perangkat yang tidak lagi mendapatkan patch keamanan.
Karena itu, sebelum memutuskan tetap menggunakan ponsel lama, pengguna perlu memastikan status dukungan perangkatnya. Jika masa dukungan telah berakhir, mempertimbangkan upgrade perangkat dapat menjadi langkah yang lebih aman untuk menjaga keamanan data pribadi dan aktivitas digital sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

6 hours ago
4

















































