Tim SAR Temukan Pemuda Tenggelam di Embung Irigasi Solok Selatan dalam Kondisi Meninggal Dunia

6 hours ago 4

Hayati Sumbar

SOLOK SELATAN, KLIKPOSITIF — Upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di Embung Irigasi Jorong Lasuang Batu, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat malam (27/3/2026).

Korban diketahui bernama Ahmad Frenzi (24), warga Sungai Durian, Kecamatan Sungai Pagu. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mandi bersama rekan-rekannya di embung irigasi tersebut sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga

Koordinator Unit Siaga SAR Solok Selatan, Vivin Hans Prima, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. “Begitu informasi kami terima, tim rescue segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Tim SAR yang terdiri dari berbagai unsur tiba di lokasi sekitar pukul 17.44 WIB dan langsung melakukan koordinasi serta penyisiran di sekitar titik kejadian. Proses pencarian dilakukan secara intensif, termasuk dengan metode penyelaman manual (freediving) mengingat kondisi embung yang cukup dalam.

“Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 22.30 WIB di sekitar lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” kata Vivin.

Ia menambahkan, jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. “Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal tenggelam. Selanjutnya langsung kami evakuasi dan serahkan kepada keluarga,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga tidak bisa berenang saat mandi bersama teman-temannya. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban, namun karena kedalaman embung, korban tidak berhasil diselamatkan.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Unit Siaga SAR Solok Selatan, SAKA SAR, perangkat nagari, hingga masyarakat setempat. Secara keseluruhan, puluhan orang turut ambil bagian dalam proses pencarian.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing setelah dilakukan debriefing.

Vivin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perairan, terutama di lokasi yang memiliki kedalaman tidak terukur. “Kami mengingatkan agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat berada di kawasan berisiko seperti embung atau perairan terbuka,” tutupnya.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news