Petugas PLN memeriksa kWh meter pelanggan di Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan. (Dok: Ist)KabarMakassar.com – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H, PT PLN (Persero) mengimbau pelanggan untuk memastikan kondisi listrik di rumah dalam keadaan aman sebelum melakukan perjalanan ke kampung halaman.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menyampaikan agar pelanggan memeriksa instalasi listrik serta peralatan elektronik di rumah sebelum meninggalkannya dalam waktu cukup lama selama mudik.
“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu, pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” ujar Edyansyah, Selasa (17/3)
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut penting dilakukan untuk menghindari korsleting atau potensi gangguan lainnya yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah ketika ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Untuk itu, PLN membagikan sejumlah tips agar listrik di rumah tetap aman selama ditinggalkan saat mudik Idulfitri, antara lain:
1. Pelanggan perlu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman sebelum meninggalkan rumah.
2. Cabut peralatan elektronik dari stop kontak untuk mencegah aliran listrik yang tidak diperlukan serta menghindari potensi gangguan listrik.
3. Hidupkan lampu penerangan seperlunya seperti lampu teras atau halaman guna membantu menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan. Bila memungkinkan, gunakan sensor penerangan agar penggunaan listrik lebih efisien.
4. Bagi pelanggan listrik pascabayar, pastikan tagihan listrik telah dibayarkan sebelum jatuh tempo agar terhindar dari denda maupun pemutusan listrik.
5. Bagi pelanggan listrik prabayar, pastikan token listrik telah terisi cukup selama masa mudik sehingga lampu penerangan rumah tetap menyala dan alarm kWh meter tidak berbunyi.
6. Apabila kebutuhan listrik di kampung halaman meningkat, pelanggan juga dapat melakukan penambahan daya sesuai kebutuhan.
Selain itu, PLN juga mengimbau para pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah berbagai kebutuhan layanan kelistrikan sebelum maupun selama mudik.
Melalui aplikasi PLN Mobile, pelanggan dapat melakukan pembelian token listrik, pembayaran tagihan listrik, pengajuan layanan pasang baru, tambah daya, hingga menyampaikan pengaduan gangguan listrik dengan lebih mudah.
“PLN terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan setianya, melalui aplikasi PLN Mobile semua layanan kelistrikan bisa diakses dalam satu genggaman, kapan pun dan di mana pun. Jika terdapat gangguan atau keluhan kelistrikan, cukup laporkan melalui aplikasi, dan petugas PLN akan segera menindaklanjuti,” kata Edyansyah.
Edyansyah juga menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir karena PLN UID Sulselrabar dengan 2.315 personel yang tersebar dalam 73 posko akan terus bersiaga menjelang sampai dengan hari raya Idulfitri 1447 H,
Edyansyah memastikan untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna kendaraan listrik yang ingin bepergian pada momen mudik lebaran, PLN UID Sulselrabar menghadirkan 69 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), tersebar di 53 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

















































