Tol Fungsional Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Dibuka Saat Lebaran 2026

1 hour ago 2

Harianjogja.com, SLEMAN — Menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah, Jasa Marga bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan dua ruas tol fungsional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Dua jalur tersebut yakni Tol Solo–Jogja–YIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani serta Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen.

Kedua jalur direncanakan difungsikan selama periode Lebaran 2026 untuk memecah kepadatan arus kendaraan dari arah Jakarta dan Semarang menuju Solo serta Yogyakarta.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan peninjauan langsung telah dilakukan bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan, serta sejumlah pemangku kepentingan pada 22–23 Januari 2026.

“Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang pengoperasian jalur fungsional Lebaran,” ujar Rivan, Rabu (28/1/2026).

Untuk Tol Solo–Jogja segmen Prambanan–Purwomartani, jalur fungsional akan dibuka sepanjang 11,48 kilometer. Sementara Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen disiapkan sepanjang 4,98 kilometer.

Rivan menjelaskan, jalur fungsional Tol Solo–Jogja akan mempercepat konektivitas antara Klaten, Yogyakarta, dan kawasan sekitarnya. Waktu tempuh yang sebelumnya sekitar 45 menit diproyeksikan bisa dipangkas menjadi sekitar 20 menit.

“Selain mempercepat mobilitas, ruas ini juga mempermudah akses ke kawasan wisata strategis seperti Candi Prambanan,” katanya.

Adapun Tol Jogja–Bawen Seksi 6 akan terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa ruas Semarang–Solo. Jalur ini dinilai strategis untuk mengalihkan arus kendaraan yang selama ini kerap menumpuk di Exit Tol Bawen saat musim mudik.

“Pengguna jalan dari arah Semarang–Solo yang menuju Magelang dan Temanggung bisa memanfaatkan jalur ini. Tanpa persimpangan dan lampu lalu lintas, diharapkan kepadatan di Exit Bawen dapat berkurang signifikan,” ungkap Rivan.

Ia menegaskan, seluruh persiapan pengoperasian dilakukan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk kelengkapan fasilitas seperti CCTV, radar pemantau lalu lintas, hingga sistem traffic counting.

“Jasa Marga berkomitmen mendukung kelancaran mobilitas masyarakat Lebaran 2026 dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan,” tegasnya.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menilai kehadiran dua jalur tol fungsional tersebut akan membantu memecah bangkitan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Tengah serta DIY.

“Dengan terpecahnya arus dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Jogja, skenario rekayasa lalu lintas seperti one way atau contraflow bisa diterapkan lebih efektif bila diperlukan,” kata Agus.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Jasa Marga terkait pengaturan akses keluar-masuk tol, khususnya di segmen Prambanan–Purwomartani. “Pengaturan ini penting agar saat Operasi Ketupat arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menyebut DIY dan Jawa Tengah secara historis menjadi tujuan favorit pemudik setiap Lebaran. Kehadiran tol fungsional Ambarawa–Bawen dinilai sangat membantu distribusi arus kendaraan.
“Terutama bagi masyarakat yang menuju Temanggung dan Magelang. Jalur ini sangat strategis untuk mengurai kepadatan,” tuturnya.

Aan menegaskan pemerintah memastikan seluruh sarana prasarana pendukung telah memenuhi standar keselamatan sebelum difungsikan.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news