Toyota Recall bZ4X di Australia, TAM Pastikan Indonesia Aman

7 hours ago 3

Jumali

Jumali Minggu, 28 Juni 2026 07:47 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Toyota Motor Corporation kembali melakukan penarikan massal (recall) terhadap SUV listrik Toyota bZ4X model tahun 2025–2026 di Australia. Langkah tersebut diambil setelah ditemukan potensi gangguan pada sistem kendali baterai yang dapat menyebabkan kendaraan kehilangan tenaga secara tiba-tiba saat digunakan.

Meski demikian, konsumen di Indonesia tidak perlu khawatir. PT Toyota Astra Motor memastikan unit bZ4X yang dipasarkan di Indonesia tidak termasuk dalam kendaraan yang terdampak program recall tersebut.

Gangguan Perangkat Lunak Berpotensi Matikan Sistem Penggerak

Berdasarkan pemberitahuan resmi Toyota Australia, baterai tegangan tinggi pada bZ4X dikendalikan oleh sebuah Electronic Control Unit (ECU). Ditemukan adanya kesalahan perangkat lunak yang berpotensi memunculkan pesan peringatan EV System Malfunction pada panel instrumen.

Jika kondisi tersebut terjadi, sistem penggerak listrik kendaraan dapat berhenti bekerja secara mendadak. Meski sistem kemudi berbantuan dan pengereman berbantuan tetap berfungsi, hilangnya tenaga penggerak saat kendaraan melaju berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Toyota Australia menyebutkan bahwa masalah tersebut bersifat preventif dan hingga kini belum ada laporan kecelakaan maupun korban yang dikaitkan dengan gangguan tersebut.

Lebih dari Seribu Unit Terdampak

Program recall tersebut melibatkan sekitar 1.101 unit Toyota bZ4X yang beredar di Australia.

Seluruh pemilik kendaraan yang terdampak akan dihubungi secara langsung oleh Toyota untuk melakukan pembaruan perangkat lunak ECU di jaringan dealer resmi tanpa biaya.

Proses perbaikan berupa pembaruan perangkat lunak diperkirakan memakan waktu sekitar 45 menit, tergantung antrean dan jadwal layanan di masing-masing bengkel.

Toyota juga mengimbau pemilik kendaraan yang menemukan pesan peringatan terkait sistem listrik agar segera menghubungi dealer resmi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

TAM Pastikan Indonesia Aman

Menanggapi recall tersebut, Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor, Philardi Sobari, menegaskan kendaraan Toyota bZ4X yang dipasarkan di Indonesia tidak termasuk dalam unit yang terdampak.

Menurutnya, apabila di masa mendatang terdapat kebutuhan recall untuk model tertentu, Toyota akan menghubungi pelanggan yang terkait sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keselamatan pengguna kendaraan.

Pernyataan tersebut sekaligus memastikan bahwa pemilik Toyota bZ4X di Indonesia tidak perlu melakukan tindakan khusus terkait recall yang sedang berlangsung di Australia.

Toyota Masih Aktif Lakukan Recall Global

Penarikan bZ4X di Australia menambah daftar recall yang dilakukan Toyota sepanjang 2026.

Di Amerika Serikat, Toyota tercatat telah melakukan sembilan kali recall hingga awal April 2026 dengan total lebih dari satu juta kendaraan terdampak.

Recall terbesar melibatkan sekitar 550.000 unit Toyota Highlander karena masalah mekanisme penguncian kursi baris kedua. Selain itu, sekitar 141.000 unit Toyota Prius ditarik akibat potensi pintu belakang terbuka secara tidak sengaja.

Toyota juga melakukan recall terhadap lebih dari 161.000 unit Toyota Tundra model 2024–2025 karena gangguan pada tampilan kamera belakang.

Sepanjang tahun ini, Toyota menjadi salah satu produsen otomotif dengan jumlah recall terbesar di pasar Amerika Serikat, berada di bawah General Motors dan Ford Motor Company.

Kasus recall bZ4X juga menunjukkan bahwa pada era kendaraan listrik, keandalan perangkat lunak menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas komponen mekanis. Gangguan pada sistem digital kendaraan kini dapat berdampak langsung terhadap keselamatan dan pengalaman berkendara pengguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news