Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan keyakinannya bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, kemungkinan masih hidup meskipun diduga mengalami luka. Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan media Amerika Serikat yang dijadwalkan tayang pada Jumat.
Dalam wawancara yang dilaporkan Fox News, Trump mengungkapkan penilaiannya terkait kondisi Mojtaba Khamenei di tengah meningkatnya ketegangan konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia menilai pemimpin Iran tersebut masih bertahan meski ada dugaan mengalami cedera.
“Saya pikir mungkin dia masih hidup. Saya pikir dia terluka, tetapi saya rasa dia mungkin masih hidup dalam suatu bentuk,” kata Trump dalam sebuah wawancara yang dijadwalkan tayang pada Jumat.
Pernyataan itu muncul tidak lama setelah Mojtaba Khamenei menyampaikan pidato publik pertamanya pada Kamis (12/3). Dalam pidato tersebut, ia menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur menghadapi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Mojtaba Khamenei diketahui mengambil alih posisi pemimpin tertinggi Iran setelah wafatnya ayahnya, Ali Khamenei. Namun sejak ketegangan konflik meningkat, ia belum kembali muncul secara langsung di hadapan publik.
Kondisi tersebut memicu beragam spekulasi mengenai situasi kesehatan dan keselamatan pemimpin baru Iran itu, termasuk rumor yang beredar luas mengenai kemungkinan ia mengalami cedera.
Dalam wawancara yang sama, Trump juga menanggapi kekhawatiran terkait gangguan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Jalur perairan tersebut dikenal sebagai salah satu rute utama pengiriman minyak dunia yang strategis bagi perdagangan energi global.
Ia menyarankan agar kapal-kapal yang akan melintas di kawasan tersebut tetap berlayar tanpa rasa takut meskipun ketegangan geopolitik sedang meningkat.
Ia menyarankan agar kapal-kapal yang ingin melintasi selat tersebut seharusnya "melewati Selat Hormuz dan menunjukkan keberanian", menurut Fox News.
“Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mereka tidak memiliki angkatan laut dan kami telah menenggelamkan semua kapal mereka,” ujarnya seperti dikutip media Fox News.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara

2 hours ago
2

















































