KLIKPOSITIF – Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperluas jejaring internasional melalui partisipasinya dalam kegiatan Euro-Asia Higher Education Summit (EURIE) 2026 yang berlangsung di Istanbul, Turki pada 6–9 April 2026. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis UNP dalam memperkuat kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di kawasan Eropa dan Asia.
Kegiatan internasional tersebut dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Lingkungan Hidup Turki serta menghadirkan pembicara dari berbagai negara, seperti Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Swiss, Perancis, Pakistan, dan Turki. Forum ini membahas berbagai isu aktual pendidikan tinggi global, termasuk dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap keberlanjutan pendidikan tinggi di Asia dan Eropa.
Kehadiran Delegasi UNP dalam kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional, Dr. rer. nat. Deski Beri, yang mewakili Rektor, didampingi Senior Eksekutif UNP Prof. Ganefri, Ph.D., serta Direktur Kerja Sama, Reputasi, dan Internasionalisasi UNP, Prof. Rusnardi Rahmat Putra, Ph.D.
Dalam ajang tersebut, UNP berpartisipasi aktif dengan mempromosikan potensi dan capaian institusi sebagai perguruan tinggi yang berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara. Stand UNP mendapat perhatian besar dari pengunjung yang menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjalin kerja sama, khususnya dalam program double degree dan dual degree, student exchange, expert exchange, serta penyelenggaraan konferensi internasional bersama.
Dilansir dari laman unp, Prof. Ganefri mengatakan, keikutsertaan UNP dalam forum internasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi UNP di tingkat global. Ia menegaskan bahwa antusiasme pengunjung terhadap stand UNP menunjukkan tingginya kepercayaan internasional terhadap kualitas dan reputasi UNP.
“Kami melihat peluang kerja sama yang sangat besar, baik dalam bidang pendidikan maupun riset. Banyak mitra yang tertarik untuk mengembangkan program double degree, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kolaborasi konferensi internasional,” ujarnya.
Selain itu, minat calon mahasiswa internasional terhadap UNP juga cukup tinggi, terutama dari wilayah Turki, Siprus, Bulgaria, Irak, Iran, Rumania, serta negara-negara Balkan. Ketertarikan tersebut didorong oleh kedekatan sosial budaya dengan Indonesia, serta citra positif UNP yang telah dikenal melalui media sosial dan pemeringkatan global.
Dalam kesempatan tersebut, UNP berhasil menandatangani lima nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi internasional, yakni Istanbul Aydin University, Piri Reis University, Superior University, İstanbul Esenyurt University, serta The University of Faisalabad.
Selain itu, terdapat tiga kerja sama yang masih dalam tahap penjajakan dengan Sakarya University, Universiteti Ismail Qemali Vlore, dan Erasmus+ Association Romania, yang difokuskan pada program double degree, dual degree, serta pertukaran mahasiswa dan staf.

12 hours ago
5


















































