VW Siapkan Restrukturisasi Besar, 100.000 Pekerja Terdampak?

2 hours ago 1

Harianjogja.com, JAKARTA—Produsen otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW), tengah mengkaji restrukturisasi besar-besaran yang berpotensi memengaruhi sedikitnya 100.000 pekerja di seluruh dunia. Langkah tersebut disiapkan sebagai respons atas penurunan laba perusahaan dan semakin ketatnya persaingan di industri otomotif global.

Rencana restrukturisasi Volkswagen disebut mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari efisiensi biaya, penutupan pabrik, pengurangan investasi, pemangkasan struktur administrasi, hingga perubahan organisasi di tingkat Grup Volkswagen. Apabila direalisasikan, kebijakan tersebut akan menjadi salah satu transformasi terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Dikutip dari Carscoops, Jumat (26/6) waktu setempat, Volkswagen memang telah menjalankan berbagai program penghematan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, langkah efisiensi berikutnya diperkirakan jauh lebih besar dibandingkan upaya sebelumnya demi membentuk struktur bisnis yang lebih ramping dan kompetitif.

Laporan yang pertama kali diungkap Manager Magazin dan kemudian dikutip Reuters menyebutkan CEO Volkswagen, Oliver Blume, bersama Chief Financial Officer (CFO) Arno Antlitz, tengah mempertimbangkan sejumlah langkah drastis setelah laba perusahaan anjlok 44 persen sepanjang 2025. Kondisi tersebut diperburuk dengan meningkatnya tekanan persaingan di pasar otomotif global.

Salah satu rencana yang menjadi sorotan ialah penghentian produksi kendaraan di empat pabrik Volkswagen di Jerman. Fasilitas yang dikabarkan terdampak meliputi pabrik Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm.

Meski demikian, laporan tersebut menyebut penghentian produksi tidak akan dilakukan secara langsung. Aktivitas manufaktur di masing-masing fasilitas akan berakhir setelah siklus produksi model kendaraan yang saat ini masih berjalan selesai.

VW Juga Siapkan Reorganisasi Grup

Selain menyasar sektor manufaktur, restrukturisasi Volkswagen juga dikabarkan menyentuh struktur organisasi perusahaan. Manajemen disebut tengah mengkaji kemungkinan memisahkan merek utama Volkswagen dan bisnis komponennya menjadi entitas yang berdiri sendiri sebagai bagian dari strategi peningkatan efisiensi.

Hingga kini Volkswagen belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rincian rencana tersebut. Namun, juru bicara perusahaan menyatakan berbagai pembahasan masih berlangsung melalui mekanisme tata kelola internal.

"Seluruh grup…harus menjalani perubahan yang luas" agar tetap mampu bersaing di tengah dinamika industri otomotif global, demikian pernyataan juru bicara Volkswagen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news