Pelantikan Pengurus Organisasi Kemasyarakatan APPI (Dok: Ist).KabarMakassar.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), mendorong Pengurus Organisasi Kemasyarakatan Angkatan Pemersatu Pemuda Indonesia (APPI) mengambil peran aktif sebagai mitra pembangunan dan penyelesai masalah di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Appi saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPP dan DPC APPI di Gedung Lestari 45, Sabtu (30/05).
Turut hadir Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa bersama sejumlah kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar mendampingi.
Selain pengurus DPP dan DPC APPI, turut dilantik jajaran Pengurus Cabang Srikandi APPI, Lembaga Konsultan dan Bantuan Hukum (LKBH) APPI, serta Satuan Tugas (Satgas) APPI.
Pada kesempatan tersebut, Munafri yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina APPI menyaksikan pelantikan pengurus APPI dari seluruh kecamatan di Kota Makassar.
DPP dan DPC APPI dilantik secara resmi oleh Dewan Pembina DPP APPI Ali Gauli Arief. Lalu tiga cabang pengurus yang mengiringi APPI dilantik langsung oleh Ketua DPP APPI Irfan Darmawan.
Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa pelantikan tidak boleh berhenti sebagai seremoni organisasi semata. Ia meminta seluruh pengurus harus menjadikan momentum tersebut sebagai komitmen untuk menjalankan visi organisasi secara konsisten dan berkelanjutan.
“Organisasi ini harus menjadi wadah yang benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Jangan membawa persoalan baru ke wilayah, tetapi hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan yang ada,” ujarnya.
Ia menekankan kolaborasi APPI sangat penting karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, organisasi kemasyarakatan tersebut diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.
Appi juga meminta seluruh kader APPI membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Sinergi tersebut dinilai penting agar program-program organisasi dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat wilayah.
Appi mengingatkan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi media sosial. Ia meminta APPI menjadi organisasi yang mengedepankan data dan fakta serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
“Saya berharap APPI menjadi cerminan pemuda yang kritis, tetapi tetap bertanggung jawab. Jangan menjadi organisasi yang mudah membawa berita hoaks, melainkan hadir dengan narasi yang membangun dan berdasarkan fakta,” tegasnya.
Kepada LKBH APPI, Appi berharap lembaga tersebut dapat hadir memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara Srikandi APPI didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam edukasi perempuan, perlindungan anak, serta pencegahan berbagai persoalan sosial.
Ia menyoroti masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan, HIV, dan tuberkulosis di Kota Makassar. Karena itu, Munafri menekankan perlunya langkah nyata keterlibatan srikandi APPI dalam memperkuat upaya pencegahan dan edukasi di tengah masyarakat.
Appi juga berpesan agar Satgas APPI menjadi teladan dalam menjaga ketertiban dan kedisiplinan sosial. Kemampuan dan kekuatan yang dimiliki anggota satgas, kata dia, harus disalurkan melalui kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Appi menyatakan optimistis APPI dapat tumbuh sebagai organisasi yang inklusif, produktif, dan mampu menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan kota. Ia mengajak seluruh kader APPI untuk bersama-sama menjaga persatuan serta mendukung pembangunan Kota Makassar melalui kolaborasi dan kerja nyata.


















































