Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py - am.
Harianjogja.com, ISTANBUL — Delegasi Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menggelar pembicaraan langsung di Islamabad pada Sabtu (10/4/2026). Pertemuan ini bertujuan mencapai kesepakatan gencatan senjata permanen di tengah ketegangan kedua negara.
Informasi tersebut disampaikan sumber pemerintah Pakistan yang menyebut perundingan kemungkinan berlangsung selama beberapa hari, menyesuaikan kompleksitas isu yang dibahas.
Digelar di Lokasi Militer
Pakistan disebut telah menyiapkan lokasi khusus dengan pengamanan ketat di bawah kendali militer. Negara tersebut sebelumnya juga berperan dalam mengupayakan gencatan senjata sementara selama dua pekan antara kedua pihak.
Dalam prosesnya, pembicaraan akan dilakukan melalui kombinasi pertemuan langsung dan tidak langsung.
“Kedua pihak akan duduk berhadapan langsung, sekaligus melakukan pembicaraan terpisah dengan pihak Pakistan,” ujar sumber tersebut.
Delegasi Tingkat Tinggi
Dari pihak AS, delegasi akan dipimpin Wakil Presiden JD Vance. Turut serta utusan khusus Presiden Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Sementara itu, delegasi Iran diperkirakan melibatkan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Bagher Ghalibaf.
Selain itu, empat komandan senior dari Garda Revolusi Iran juga disebut akan turut hadir, meski belum ada konfirmasi resmi dari Teheran terkait susunan delegasi.
Pertemuan Berlangsung Terbatas
Sumber lain menyebutkan pembicaraan langsung kemungkinan hanya berlangsung dua hingga tiga hari dengan pertimbangan keamanan. Namun, keseluruhan proses negosiasi bisa memakan waktu lebih lama.
Upaya pertemuan ini menjadi langkah lanjutan menuju stabilitas kawasan, setelah sebelumnya tercapai gencatan senjata sementara yang masih bersifat rapuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara

4 hours ago
7

















































