Umat muslim berlomba-lomba untuk mengejar keberkahan di bulan Ramadan (Dok: KabarMakassar)KabarMakassar.com — Memasuki hari kedua di bulan Ramadan pada Jumat (20/02), umat Islam terus mengejar keberkahan serta pengampunan. Hal terpenting yang patut untuk diperhatikan ketika menunaikan ibadah puasa yakni, mencermati jadwal imsakiyah untuk mempersiapkan makan sahur, serta jadwal berbuka puasa.
Dalam Islam, ketika berbuka puasa disunnahkan agar segera membatalkan puasa saat tiba waktunya. Buka puasa sendiri yakni ketika azan Magrib berkumandang.
Berikut merupakan rincian jadwal imsakiyah dan buka puasa bagi yang berada di wilayah Makassar dilansir dari Kementerian Agama.
Imsak: 04.42 WITA
Subuh: 04.52 WITA
Terbit: 06.05 WITA
Duha: 06.33 WITA
Zuhur: 12.20 WITA
Asar: 15.30 WITA
Magrib: 18.27 WITA
Isya: 19.36 WITA
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.’” (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam kitab Taudhihul Adillah karya KH. M. Syafi’i Hadzami, dijelaskan bahwa orang yang berpuasa disunnahkan untuk makan sahur, baik dalam puasa wajib maupun puasa sunnah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR Al-Jama’ah kecuali Abu Dawud).
Bacaan niat sahur:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Doa berbuka puasa
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Latin: “Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika aftartu birahmatika yaa arhamar-roohimiina”
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka puasa, dengan rahmat-Mu ya Allah Tuhan Yang Maha Pengasih”.
Dikutip dari Alodokter yang merupakan mitra resmi Kementerian Kesehatan, berikut cara berbuka puasa yang benar dan sehat.
-Membatalkan puasa dengan segelas air putih
Cara berbuka puasa yang benar dan sehat diawali dengan mengonsumsi segelas air putih. Air putih tidak mengandung gula dan kalori, sehingga baik untuk mengembalikan keseimbangan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
-Mengonsumsi takjil yang manisnya alami
Dalam Islam, mengonsumsi takjil sehat ketika berbuka puasa, seperti kurma, sangat disarankan. Hal ini bukan tanpa sebab, karena, buah asli Timur Tengah ini merupakan sumber gula alami yang bisa menormalkan kadar gula darah dan mengembalikan energi setelah berpuasa.
-Batasi makan gorengan
Cara berbuka puasa yang benar dan sehat selanjutnya ialah dengan membatasi makan gorengan. Walau menjadi salah satu kudapan favorit dan sering jadi menu wajib di kala berbuka, makan gorengan saat berbuka tidak boleh berlebihan.
-Kurangi makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan
Tidak hanya gorengan yang harus dibatasi, namun makanan atau minuman wajib, seperti kolak atau es campur, juga tidak boleh dikonsumsi berlebihan saat berbuka. Walaupun lapar yang sudah ditahan selama seharian penuh rasanya bisa terpuaskan dengan mengonsumsi makanan manis, tetapi berbuka dengan makanan manis yang mengandung gula tambahan merupakan pilihan tidak sehat.
-Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
Makanan utama untuk berbuka puasa sebaiknya bergizi seimbang yang di dalamnya sudah terkandung karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin dan mineral. Sebisa mungkin hindari makanan yang tinggi garam, lemak, dan gula.

















































