PADANG, KLIKPOSITIF – Cabang olahraga sepak bola dalam ajang Sport & Art Olympic (SPORTALYMPIC) 2026 yang digelar PT Semen Padang dalam rangka memeriahkan HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik dari Belanda, resmi bergulir di Lapangan Cubadak, Indarung, Kota Padang, Selasa (14/7/2026) sore.
Pada pertandingan pembuka, tim Tanah Liat berhasil meraih poin penuh setelah menaklukkan Pozolan dengan skor 3-0. Dua gol kemenangan Tanah Liat diborong oleh mantan pemain Semen Padang FC, Budi Kurnia pada menit 60′ dan 67′. Kemudian satu gol lagi, diciptakan oleh Oktarizalni Putra pada menit 70′.
Pertandingan pembuka antar area kerja di lingkungan PT Semen Padang itu turut dimeriahkan kehadiran tiga mantan pemain Semen Padang FC. Selain Budi Kurnia, juga ada Syafril M dan Amir Hamzah. Ketiganya pernah menjadi bagian dari skuad Kabau Sirah pada era 1990-an hingga 2000-an.
Selain dikenal sebagai legenda hidup Semen Padang FC, ketiganya kini berkair sebagai karyawan PT Semen Padang yang merupakan perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang telah berusia lebih dari satu abad.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, Tanah Liat dan Pozolan langsung memperagakan permainan terbuka. Kedua tim silih berganti melancarkan serangan untuk menciptakan peluang.
Namun, disiplin dan solidnya lini pertahanan masing-masing tim membuat sejumlah serangan belum mampu menghasilkan gol. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Tanah Liat, meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke 60′ melalui aksi Budi Kurnia.
Gol bermula dari kemelut di depan kotak penalti Pozolan. Budi yang berada di posisi tepat berhasil memanfaatkan bola liar yang gagal diamankan barisan pertahanan lawan. Bola kemudian diarahkan ke dalam gawang untuk membawa Tanah Liat unggul 1-0.
Unggul satu gol dari Pozolan tidak membuat Tanah Liat mengendurkan serangan. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan untuk memperbesar keunggulan. Pada menit ke 67′, Budi kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Gol kedua Budi itu berawal dari pergerakan Oktarizaldi di sisi lapangan, bola kemudian dikirimkan melalui umpan silang menuju area pertahanan Pozolan. Budi yang berada di depan gawang lawan, berhasil menyambut umpan tersebut dan menyelesaikannya menjadi gol.
Dua gol yang dicetak Budi memperlihatkan kemampuannya dalam membaca arah permainan dan mencari ruang di area pertahanan lawan. Pengalaman panjangnya sebagai mantan pemain profesional menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan Tanah Liat.
Tertinggal 2-0, Pozolan berupaya bangkit dan mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Mereka meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Tanah Liat, tetapi belum mampu menembus kokohnya pertahanan lawan.
Sementara Tanah Liat, terus memanfaatkan serangan balik. Hasilnya, pada menit 70′, Oktarizalni Putra berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-0 untuk Tanah Liat. Hasil tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Pertandingan berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Tanah Liat.
Seperti diketahui bahwa SPORTALYMPIC 2026 merupakan ajang olahraga dan seni yang diselenggarakan PT Semen Padang untuk memeriahkan HUT ke-68 Pengambilalihan Pabrik dari Belanda.
Momentum bersejarah tersebut diperingati sebagai bagian dari perjalanan panjang PT Semen Padang sebagai perusahaan semen yang sudah berdusia lebih dari satu abad.
Selain cabang sepabola, SPORTALYMPIC juga mempertandingan cabang olah raga bulu tangkis, basket, dan tenis meja, serta dua cabang seni, yaitu Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dan lomba puisi.(*)

6 hours ago
3


















































