Bumbu Cepat Busuk, Ini Cara Simpan Biar Awet dan Hemat

4 hours ago 3

Bumbu Cepat Busuk, Ini Cara Simpan Biar Awet dan Hemat Foto ilustrasi bumbu dapur. / Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Bumbu dapur yang cepat busuk kerap membuat pengeluaran belanja membengkak. Padahal, dengan cara penyimpanan yang tepat, bumbu bisa bertahan lebih lama tanpa kehilangan aroma dan cita rasa.

Kondisi ini sering terjadi ketika bumbu tidak disimpan sesuai karakteristiknya, baik bumbu kering maupun segar. Akibatnya, bumbu bisa berjamur, layu, hingga berubah rasa sebelum digunakan.

Bumbu dapur sendiri menjadi komponen penting dalam memasak sebagai penambah cita rasa. Karena itu, menjaga kualitasnya tetap segar menjadi kunci agar masakan tetap lezat sekaligus lebih hemat biaya.

Untuk membantu menjaga kualitas bumbu dapur, berikut cara penyimpanan yang bisa diterapkan:

Cara Simpan Bumbu Dapur Agar Tahan Lama

  1. Simpan di tempat kering dan tertutup rapat
    Bumbu kering seperti lada, ketumbar, kunyit, dan kayu manis sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. Gunakan wadah berbahan kaca kedap udara agar terhindar dari kelembapan.
    Hindari menyimpan bumbu bubuk di dekat kompor atau paparan sinar matahari langsung karena dapat mengurangi aroma dan kualitasnya.
  2. Gunakan kulkas untuk bumbu segar
    Bumbu seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan jahe lebih tahan lama jika disimpan di dalam kulkas.
    Cabai, misalnya, bisa bertahan hingga dua minggu jika dibungkus tisu kering lalu dimasukkan ke dalam plastik ziplock atau wadah tertutup sebelum disimpan di kulkas.
  3. Simpan dalam kondisi kering atau dingin
    Bumbu seperti daun salam, daun jeruk, dan serai dapat dikeringkan terlebih dahulu dengan cara dijemur hingga benar-benar kering, lalu disimpan dalam wadah kedap udara.
    Jika ingin tetap segar, bumbu bisa dicuci, ditiriskan, lalu dimasukkan ke plastik ziplock sebelum disimpan di kulkas.
  4. Gunakan minyak sebagai pengawet alami
    Bawang putih, jahe, atau cabai bisa diawetkan menggunakan minyak. Caranya, kupas dan cincang kasar, lalu simpan dalam wadah berisi minyak agar bisa bertahan hingga beberapa minggu tanpa kehilangan rasa.
  5. Hindari tempat lembap
    Tempat lembap dapat mempercepat kerusakan bumbu, terutama bumbu bubuk. Hindari menyimpan bumbu di dekat wastafel atau area basah.
    Untuk menjaga kelembapan, bisa ditambahkan silica gel ke dalam wadah agar bumbu tidak mudah berjamur.
  6. Jangan mencampur bumbu dalam satu wadah
    Mencampur berbagai bumbu dalam satu wadah dapat membuat aroma bercampur dan kualitas menurun.
    Sebaiknya simpan bumbu secara terpisah dan beri label tanggal pembelian. Hindari juga menggunakan sendok basah saat mengambil bumbu karena dapat mempercepat pembusukan.
  7. Periksa dan ganti bumbu secara berkala
    Bumbu tetap memiliki masa simpan. Jika warna berubah, berbau tengik, atau rasa menurun, sebaiknya segera diganti dengan yang baru agar kualitas masakan tetap terjaga.

Tips ini bisa diterapkan bagi siapa saja yang ingin menyimpan stok bumbu dalam jumlah banyak sekaligus menekan pengeluaran belanja rumah tangga.

Dengan penyimpanan yang tepat, bumbu dapur tidak hanya lebih awet, tetapi juga selalu siap digunakan kapan saja tanpa mengurangi kualitas rasa masakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news