Harianjogja.com, JOGJA— Dua talenta balap terbaik Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, bersiap menghadapi jadwal super padat dalam tur Eropa sepanjang Mei 2026. Seusai menyelesaikan seri di Spanyol, dua jagoan Honda Team Asia ini akan langsung bertarung di tiga sirkuit ikonik Benua Biru secara maraton untuk menjaga asa di klasemen dunia.
Petualangan Mei ini akan dimulai dari Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis pada pekan depan. Perjalanan kemudian berlanjut ke Sirkuit Barcelona-Catalunya untuk gelaran GP Catalunya pada 17 Mei, dan akan ditutup di lintasan legendaris Sirkuit Mugello, Italia pada 31 Mei.
Bagi Veda Ega Pratama, seri Italia di Sirkuit Mugello memiliki arti yang sangat spesial. Pembalap muda ini membawa memori kejayaan saat berhasil menyapu bersih dua kemenangan sekaligus di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 di lokasi yang sama tahun lalu.
Catatan emas tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri luar biasa bagi Veda untuk kembali menaklukkan tikungan-tikungan tajam di Mugello. Penguasaan medan yang mumpuni diharapkan mampu mengonversi peluang menjadi poin krusial di kancah internasional.
Sementara itu, Mario Aji datang dengan kematangan pengalaman yang lebih tinggi di aspal Eropa. Pada musim Moto2 2024 silam, Mario terbukti mampu menunjukkan taringnya dengan meraih poin penting di Catalunya dan Mugello, dua sirkuit yang dikenal menuntut fisik dan konsentrasi tinggi.
Jam terbang Mario di kelas Moto2 menjadi modal berharga bagi Honda Team Asia untuk bersaing di papan tengah yang kian kompetitif. Adaptasi Mario terhadap karakter motor dan strategi tim kini menjadi kunci utama untuk menembus barisan depan.
Persaingan di klasemen sementara Moto2 dan Moto3 saat ini terpantau sangat sengit, di mana selisih poin antar pembalap sangat tipis. Setiap finis di zona poin akan sangat berarti bagi posisi tawar pembalap Indonesia di mata tim-tim besar dunia.
Dukungan masif dari publik otomotif di Tanah Air diharapkan menjadi tambahan energi bagi Veda dan Mario di tengah tekanan kompetisi yang tinggi. Aksi keduanya di lintasan keramat Eropa ini bukan sekadar mengejar podium, melainkan pembuktian bahwa merah putih layak berkibar di level elite dunia.
Masyarakat bisa terus memantau perjuangan kedua putra bangsa ini melalui siaran langsung dan kanal informasi resmi. Doa dan dukungan dari kejauhan sangat dinantikan agar salah satu dari mereka bisa mempersembahkan kado istimewa berupa podium bagi Indonesia pada akhir Mei nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

20 hours ago
6

















































