Kanal Karuwisi Tersumbat Sampah, Pemkot Makassar Bersihkan dalam 1 Jam

11 hours ago 5
Kanal Karuwisi Tersumbat Sampah, Pemkot Makassar Bersihkan dalam 1 JamSuasana Sampah di Kanal Karuwisi (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Penumpukan sampah parah di kanal Karuwisi–Pettarani langsung ditangani cepat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Waktu kurang dari satu jam, tumpukan yang sempat menyumbat aliran air berhasil dibersihkan total.

Aksi cepat ini dilakukan atas instruksi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, setelah menerima laporan warga terkait kondisi kanal di perbatasan Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar, Senin (13/04).

Tim gabungan yang terdiri dari kecamatan, kelurahan, RT/RW, hingga personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Makassar langsung turun ke lokasi pada malam hari. Dengan dukungan perahu dan alat pengangkut sampah, proses pengerukan dilakukan secara intensif.

Hasilnya, kanal yang sebelumnya tersumbat kini kembali normal, aliran air lancar, dan kawasan terlihat bersih dalam waktu singkat.

Camat Panakkukang, Syahril, mengungkapkan penumpukan terjadi akibat perubahan aliran di bagian hulu kanal.

“Pagi tadi masih bersih, tapi setelah ada saluran dibuka di atas, sampah langsung mengalir dan mengendap di sini,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini beberapa titik aliran sengaja ditutup untuk menahan pergerakan sampah antarwilayah. Namun, ketika salah satu jalur dibuka, arus air membawa material sampah dari wilayah Bara-baraya menuju Karuwisi.

“Ketika di sana dibuka, arusnya lari ke sini. Sementara di sini tetap kita tahan, akhirnya sampah menumpuk di titik ini,” jelasnya.

Ia juga mengakui adanya keterbatasan pengawasan di lapangan sehingga perubahan aliran tidak terdeteksi lebih awal.

Untuk mempercepat penanganan, sekitar 30 personel BPBD dikerahkan bersama empat unit perahu guna mengangkat sampah dari badan kanal.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari mitigasi bencana.

“Ini bukan sekadar bersih-bersih. Sampah di kanal bisa memicu banjir, jadi harus ditangani cepat,” tegasnya.

Selain pembersihan, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menata ulang posisi kontainer sampah agar tidak lagi memicu kesan kumuh dan menghindari penumpukan di aliran air.

Syahril menekankan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab satu wilayah, melainkan lintas kawasan.

“Ini bukan soal saling menyalahkan. Sampah ini kiriman dari atas, jadi semua harus terlibat menyelesaikan,” ujarnya.

Ia pun memastikan respons cepat akan terus dilakukan setiap ada laporan warga.

“Target kami jelas, setiap aduan harus ditangani cepat. Malam ini juga harus bersih,” tukasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news