Ketimpangan Perdesaan di Sulsel Naik, Gini Ratio Capai 0,355

19 hours ago 7
Ketimpangan Perdesaan di Sulsel Naik, Gini Ratio Capai 0,355Infografik BPS Sulsel (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Ketimpangan pengeluaran penduduk di wilayah perdesaan Sulawesi Selatan meningkat pada Maret 2026.

Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan tingkat ketimpangan pengeluaran Sulsel yang tercermin dari Gini Ratio sebesar 0,355.

Berdasarkan data Badan Pusat statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Agustus, pada Maret 2026 Gini Ratio Sulsel naik dari 0,350 pada September 2025 menjadi 0,355. Namun, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 0,363.

Kenaikan ketimpangan di tingkat provinsi terutama dipengaruhi perubahan yang terjadi di wilayah perdesaan. Gini Ratio perdesaan meningkat dari 0,315 pada September 2025 menjadi 0,332 pada Maret 2026.

Sebaliknya, kondisi ketimpangan di wilayah perkotaan justru menunjukkan perbaikan. Gini Ratio perkotaan tercatat 0,360 pada Maret 2026, turun dari 0,363 pada September 2025.

Angka tersebut juga lebih rendah dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 0,373.

Perbedaan perkembangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan menjadi faktor penting dalam perubahan tingkat ketimpangan Sulsel. Ketika ketimpangan di perkotaan menurun, ketimpangan di perdesaan justru mengalami peningkatan.

Dengan demikian, kenaikan Gini Ratio Sulsel pada Maret 2026 tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah. Perdesaan menjadi wilayah yang mengalami peningkatan ketimpangan pengeluaran paling menonjol dibandingkan periode sebelumnya.

Secara tahunan, tingkat ketimpangan Sulsel sebenarnya masih menunjukkan perbaikan. Gini Ratio Maret 2026 sebesar 0,355 lebih rendah dibandingkan 0,363 pada Maret 2025.

Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, ketimpangan kembali meningkat. Perubahan tersebut terutama berkaitan dengan kenaikan Gini Ratio di wilayah perdesaan.

Data ini menunjukkan perlunya perhatian terhadap kesenjangan pengeluaran masyarakat di perdesaan, terutama karena peningkatan ketimpangan di wilayah tersebut menjadi faktor yang mendorong naiknya Gini Ratio Sulsel pada Maret 2026.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa kenaikan ketimpangan pada tingkat provinsi terutama terjadi seiring dengan meningkatnya ketimpangan pengeluaran di perdesaan,” demikian gambaran berdasarkan perkembangan Gini Ratio Sulawesi Selatan.

Loading

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news