Jumali Kamis, 17 September 2026 08:57 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Macklemore memutuskan menyumbangkan seluruh pendapatan bersih sebesar US$1 juta atau sekitar Rp17,73 miliar dari keterlibatannya dalam Loop Tour Ed Sheeran untuk organisasi yang memberikan dukungan kepada masyarakat Palestina.
Keputusan tersebut diumumkan Macklemore melalui media sosial pada Rabu (16/9/2026), hanya beberapa hari setelah dirinya dikeluarkan dari rangkaian tur Ed Sheeran di Amerika Serikat.
Rapper pelantun Thrift Shop itu juga menantang pemilik New England Patriots dan Gillette Stadium, Robert Kraft, untuk memberikan donasi dengan nilai yang sama.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan Kraft telah merespons tantangan tersebut. Kraft mengatakan dirinya akan berkomitmen US$2 juta untuk membantu menangani krisis kemanusiaan di kawasan tersebut setelah mendapat permintaan dari Ed Sheeran.
Macklemore Salurkan US$1 Juta ke 6 Organisasi
Dalam pernyataannya, Macklemore mengatakan seluruh US$1 juta pendapatan bersihnya dari Loop Tour akan disalurkan kepada enam organisasi yang bekerja untuk membantu masyarakat Palestina.
Enam organisasi tersebut adalah Palestine Children's Relief Fund (PCRF), HEAL Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians (MAP), UNRWA USA National Committee, dan Anera.
Macklemore mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mengalihkan perhatian dari polemik industri musik kepada kondisi kemanusiaan yang menjadi alasan dirinya menyuarakan dukungan kepada Palestina.
Ia juga mengajak Kraft memberikan donasi dengan jumlah yang sama.
Robert Kraft Merespons
Tantangan Macklemore kemudian mendapat respons dari Robert Kraft.
Kraft mengatakan sebelum Macklemore menyampaikan tantangan tersebut, Ed Sheeran telah menghubunginya dan meminta komitmen dana US$2 juta untuk membantu penanganan krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.
Kraft menyatakan dirinya percaya bahwa semua kehidupan manusia layak dilindungi. Ia juga mengatakan selama bertahun-tahun telah mendukung upaya yang bertujuan mempertemukan masyarakat Palestina dan Israel serta menciptakan peluang bagi kedua kelompok.
Dengan demikian, perkembangan terbaru dalam polemik tersebut bukan lagi soal apakah Kraft akan merespons tantangan Macklemore, melainkan bagaimana janji bantuan yang diumumkan kedua pihak akan direalisasikan.
Empat Pengisi Acara Mundur dari Tur
Kontroversi tersebut sebelumnya telah berdampak langsung terhadap susunan penampil dalam Loop Tour.
Macklemore dikeluarkan dari sisa jadwal tur setelah menyampaikan dukungan kepada Palestina saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September 2026. Menurut penjelasan Ed Sheeran, keputusan untuk mengeluarkan Macklemore merupakan keputusan promotor setelah sejumlah pemilik venue menyatakan keberatan.
Setelah itu, empat penampil lain memutuskan mundur dari sisa rangkaian tur. Mereka adalah Finneas, Aaron Rowe, Lukas Graham, dan Beoga, yang juga merupakan band pengiring Sheeran.
Ed Sheeran sebelumnya mengatakan keputusan terkait Macklemore bukan keputusan pribadinya. Ia menyebut promotor dan pihak venue sebagai pihak yang mengambil keputusan tersebut setelah adanya ancaman pembatalan sejumlah konser jika Macklemore tetap menjadi penampil pembuka.
Sementara itu, rangkaian Loop Tour tetap berlanjut di Amerika Serikat. Salah satu jadwal berikutnya adalah konser di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026, dengan posisi penampil pembuka yang sebelumnya diisi Macklemore kini terdampak oleh rangkaian pengunduran diri tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

21 hours ago
11

















































