Menteri Israel Masuki Masjid Al-Aqsa Saat Jumat Pertama Ramadan

2 days ago 7

Menteri Israel Masuki Masjid Al-Aqsa Saat Jumat Pertama Ramadan Warga Palestina berjalan menuju kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat pertama di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Kota Tua, Yerusalem, pada 20 Februari 2026. ANTARA/Xinhua - Chen Junqing.

Harianjogja.com, YERUSALEM — Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, terlihat memasuki area sekitar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Jumat pertama bulan suci Ramadan, di tengah peningkatan pembatasan terhadap warga Palestina.

Rekaman yang beredar menunjukkan Ben-Gvir memasuki kompleks melalui Gerbang Maroko, didampingi Komisaris Polisi Israel Daniel Levy dan Komandan Polisi Distrik Yerusalem Avshalom Peled. Di hadapan aparat kepolisian, pernyataannya memicu kecaman dari warga Palestina dan kelompok internasional.

Gerbang Maroko merupakan salah satu pintu utama menuju kompleks Masjid Al-Aqsa, terletak di sisi barat bagian selatan, dekat Tembok Al-Buraq. Sejak 1967, akses ini berada di bawah kendali Israel dan sering digunakan oleh aparat keamanan maupun pemukim untuk memasuki kawasan masjid.

Pemerintah Kegubernuran Yerusalem menilai langkah Ben-Gvir terjadi bersamaan dengan pengetatan keamanan dan pembatasan akses jemaah Palestina. Meski demikian, sekitar 80.000 jemaah tetap menunaikan Salat Jumat pertama Ramadan di Masjid Al-Aqsa, menurut Departemen Wakaf Islam Yerusalem.

Sejak pagi, pasukan Israel memberlakukan pemeriksaan ketat bagi warga Palestina dari Tepi Barat yang ingin menuju Yerusalem untuk beribadah. Puluhan lansia dipulangkan di pos pemeriksaan Qalandia dan Bethlehem karena tidak memiliki izin.

Personel militer juga menahan empat petugas medis dan menghambat aktivitas jurnalis serta tim kesehatan di pos pemeriksaan Qalandia. Pembatasan tambahan diterapkan di pintu masuk Kota Tua dan gerbang kompleks Al-Aqsa, dengan banyak pemuda diperiksa identitasnya dan beberapa ditolak masuk.

Ketegangan di sekitar Masjid Al-Aqsa sering meningkat pada momen sensitif seperti Ramadan. Situasi ini memicu kekhawatiran potensi eskalasi lebih lanjut di wilayah yang sudah sarat konflik tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news