PAD Wisata Gunungkidul Nyaris Capai Target Tahunan dalam Enam Bulan

7 hours ago 8

PAD Wisata Gunungkidul Nyaris Capai Target Tahunan dalam Enam Bulan

Petugas SAR melakukan patroli dan pengawasan terhadap pengunjung yang bermain di Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo, Kamis (26/3/2026). - Istimewa/Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng\r\n

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski tahun anggaran 2026 baru memasuki pertengahan tahun. Hingga akhir Juni, realisasi pendapatan dari retribusi objek wisata telah menembus Rp35,8 miliar atau mencapai 99,29 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD 2026.

Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata masih menjadi salah satu penopang utama pendapatan daerah. Jika tren kunjungan wisata tetap terjaga hingga akhir tahun, target yang dipasang diperkirakan akan terlampaui jauh.

Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan realisasi PAD wisata hingga akhir Juni mencapai Rp35.807.742.435. Sementara target pendapatan dari retribusi wisata pada 2026 ditetapkan sebesar Rp36.064.663.400.

Menurut dia, capaian tersebut jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, target PAD wisata dipatok Rp33,5 miliar, namun realisasi hingga akhir tahun hanya mencapai Rp30,4 miliar.

“Kalau dibandingkan dengan capaian tahun lalu, hasil tahun ini jauh lebih baik,” kata Eko, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan peningkatan pendapatan tidak lepas dari pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan serta berbagai langkah yang dilakukan untuk menekan potensi kebocoran penerimaan retribusi.

Salah satu upaya yang mulai diterapkan adalah sistem pembayaran non-tunai secara penuh di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron sejak Mei 2026. Sistem serupa direncanakan akan diperluas ke sejumlah titik wisata lainnya.

Selain digitalisasi pembayaran, dinas juga melakukan rotasi petugas pemungut retribusi untuk penyegaran dan meningkatkan pengawasan di lapangan.

Kunjungan Wisata Capai 2,9 Juta Orang

Tingginya pendapatan daerah berjalan seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Gunungkidul. Hingga akhir Juni, jumlah kunjungan tercatat mencapai sekitar 2,9 juta wisatawan.

Angka tersebut sudah mendekati target kunjungan wisata sepanjang 2026 yang ditetapkan sebanyak 3,2 juta orang.

“Kami optimistis target kunjungan bisa terlampaui,” ujar Eko.

Menurut dia, pertumbuhan wisatawan didukung munculnya sejumlah destinasi baru di kawasan pantai, termasuk di Pantai Drini dan Pantai Gesing. Selain itu, penataan kawasan wisata Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan.

Meski berbagai destinasi baru terus berkembang, kawasan pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan yang datang ke Gunungkidul.

DPRD Dorong Target PAD Direvisi

Tingginya realisasi pendapatan wisata mendapat perhatian DPRD Gunungkidul. Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti, menilai target PAD wisata yang dipasang dalam APBD 2026 terlalu rendah jika melihat capaian hingga pertengahan tahun.

Ia mengungkapkan saat pembahasan APBD 2026, Badan Anggaran DPRD sebenarnya mengusulkan target PAD wisata sebesar Rp40 miliar. Namun usulan tersebut tidak disepakati oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Setelah melalui pembahasan, target akhirnya ditetapkan di angka sekitar Rp36 miliar.

Menurut Ery, capaian pendapatan yang hampir menyentuh target tahunan dalam waktu enam bulan membuktikan bahwa target Rp40 miliar bukan angka yang berlebihan.

“Target Rp40 miliar itu realistis. Bahkan kalau potensi kebocoran bisa terus ditekan, capaian pendapatan bisa lebih tinggi lagi,” katanya.

Ia memastikan DPRD akan mendorong evaluasi target PAD sektor wisata saat pembahasan RAPBD Perubahan 2026 agar lebih sesuai dengan potensi riil yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news