Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri

4 hours ago 3

Pakai VR, Mahasiswa UNY Temukan Cara Gen Z Bertemu Diri Sendiri Tim riset VR Sangkan Paraning Dumadi berfoto di UNY, beberapa waktu lalu. - ist UNY

Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta menghadirkan pendekatan baru untuk menjawab kegelisahan generasi muda melalui inovasi berbasis teknologi yang tidak biasa. Mereka memanfaatkan Virtual Reality untuk membantu Gen Z memahami diri di tengah tekanan hidup modern.

Inovasi bertajuk “Sangkan Paraning Dumadi” ini dikembangkan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Choirrunisa, Siti Indah Yulianti, Ajeng Ranaya Syah, Afifah Nur Hasanah, dan Anisa Zulfa Nabila, di bawah bimbingan Ali Mahmudi.

Alih-alih sekadar teknologi hiburan, VR yang mereka kembangkan dirancang sebagai ruang refleksi. Pengguna diajak menyelami makna hidup, asal-usul manusia, hingga tujuan akhir kehidupan melalui pengalaman visual dan emosional yang imersif.

Choirrunisa menjelaskan, inovasi ini lahir dari kegelisahan terhadap kondisi Gen Z yang kerap mengalami tekanan, kecemasan, hingga kebingungan menentukan arah hidup. Di sisi lain, nilai budaya dinilai mulai tersisih dari kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang dekat dengan dunia Gen-Z, tapi tetap berakar pada budaya. Virtual reality menjadi jembatan untuk itu,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Harianjogja.com, Jumat (27/3/2026).

Menggabungkan Filosofi Jawa dan Teknologi

Konsep yang diangkat dalam VR ini berangkat dari filosofi Jawa “Sangkan Paraning Dumadi”, yang mengandung pemahaman tentang asal-usul dan tujuan hidup manusia.

Nilai tersebut mencakup kesadaran diri, hubungan manusia dengan alam, serta keterkaitan dengan Sang Pencipta. Pendekatan ini diharapkan mampu memberi pegangan bagi generasi muda dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.

Pengalaman yang disajikan tidak hanya berupa visual, tetapi juga dirancang menyentuh sisi emosional pengguna. Hal ini dilakukan agar proses refleksi menjadi lebih dalam dan personal.

“Nilai-nilai ini diharapkan mampu membantu Gen-Z menemukan makna hidup di tengah hiruk-pikuk dunia modern,” katanya.

Uji Coba Libatkan Gen Z di DIY

Dalam proses pengembangannya, tim juga melibatkan ratusan responden Gen Z di DIY. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan VR sebagai media refleksi diri.

Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan kesehatan mental sekaligus memperkuat identitas budaya generasi muda.

Inovasi ini sekaligus menunjukkan bahwa teknologi tidak selalu berjarak dengan tradisi. Justru, keduanya dapat saling melengkapi untuk menjawab tantangan zaman.

Melalui karya ini, mahasiswa UNY menegaskan bahwa pencarian jati diri tidak harus meninggalkan akar budaya, tetapi bisa dimulai dari memahami nilai-nilai lokal dengan pendekatan yang relevan bagi generasi masa kini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news