Hanung Raharja. - Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Kepemimpinan baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bantul resmi berganti. Hanung Raharjo ditetapkan sebagai Ketua Umum periode 2026–2030 setelah mendapat dukungan mayoritas klub dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab).
Sebanyak 15 dari 17 klub bola voli di Bantul sepakat mengusung Hanung secara aklamasi, menandai kuatnya dukungan terhadap kepemimpinan baru ini. Ia menggantikan Joko Purnomo yang telah menyelesaikan dua periode jabatan.
Bagi pecinta olahraga voli di Bantul, pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa angin segar dalam pembinaan atlet dan pengembangan kompetisi lokal.
Joko Purnomo menjelaskan Muskab merupakan forum pertanggungjawaban pengurus sekaligus momentum regenerasi organisasi. Ia menilai perkembangan voli di Bantul dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif.
Jumlah klub aktif kini mencapai 17, meningkat signifikan dibanding sebelumnya. Selain itu, cabang olahraga bola voli semakin populer dan banyak dipertandingkan di tingkat kalurahan melalui ajang Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) yang telah diikuti 59 kalurahan.
“Kita syukuri bahwa saat ini bola voli di Bantul maju,” ujarnya.
Tak hanya itu, berbagai turnamen nonresmi juga rutin digelar, mulai dari peringatan HUT Bhayangkara, TNI, hingga Kejaksaan Negeri. Hal ini menunjukkan geliat kompetisi yang semakin hidup di tingkat lokal.
Menurut Joko, peningkatan jumlah klub menjadi strategi penting dalam pembinaan atlet muda. Dengan banyaknya klub, potensi atlet lokal bisa terserap tanpa harus mencari kesempatan di luar daerah.
Namun, di balik capaian tersebut, ia mengungkap adanya persoalan serius terkait pengadaan sarana pada 2023. Pengadaan bola voli dan net senilai sekitar Rp200 juta disebut tidak sesuai spesifikasi dan sempat ditolak oleh pengurus serta klub.
“Ini jelas tindak kejahatan korupsi,” tegasnya.
Ia berharap kasus tersebut menjadi pelajaran penting bagi kepengurusan baru agar tata kelola organisasi lebih transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Hanung Raharjo mengaku tidak menyangka dirinya terpilih secara aklamasi. Meski demikian, ia siap mengemban amanah untuk membawa PBVSI Bantul ke arah yang lebih baik.
“Ini tentunya amanah dan pekerjaan saya pasti bertambah banyak. Namun saya siap untuk memajukan bola voli di Bantul untuk empat tahun ke depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

8 hours ago
7

















































