Takjil Hingga I’tikaf 10 Hari Terakhir, Strategi PKS Makassar Lewati Ramadan 2026

4 days ago 9
Takjil Hingga I'tikaf 10 Hari Terakhir, Strategi PKS Makassar Lewati Ramadan 2026Ketua DPD PKS Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Ketua DPD PKS Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, memastikan seluruh struktur dan kader partainya bergerak penuh selama Ramadan 2026.

Fokusnya bukan hanya pada penguatan ibadah internal, tetapi juga aksi sosial langsung ke masyarakat. Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan sudah dimatangkan bahkan sebelum Ramadan dimulai.

“Kami memang sudah rapatkan program sebelum Ramadan. Ada Tarhib Ramadan, Takbir Akbar, pengajian, dan silaturahim tokoh. Itu sudah berjalan,” ujarnya melalui saluran telpon, Jumat (20/02).

Memasuki Ramadan, PKS Makassar memasang target khusus bagi kader. Setiap kader didorong mengkhatamkan Al-Qur’an minimal dua kali selama bulan suci.

“Masuk Ramadan, kita tekankan penguatan ibadah. Seluruh kader punya target khatam Al-Qur’an minimal dua kali,” tegasnya.

Tak hanya pembinaan spiritual, DPD PKS Makassar juga menyiapkan agenda berbagi. Skemanya dibagi dua diantaranya internal dan eksternal.

Untuk internal, kegiatan difokuskan pada penguatan keluarga dan pembinaan kader, termasuk pesantren kilat bagi anak-anak kader.

Sementara untuk eksternal, aksi berbagi takjil akan digelar di setiap daerah pemilihan (dapil) dengan melibatkan anggota dewan dari PKS.

“Berbagi itu bukan hanya di internal kader. Di luar kader kita akan turun per dapil bersama anggota dewan untuk bagi-bagi takjil dan silaturahim tokoh,” jelas Andi Hadi.

Kegiatan pembagian takjil dijadwalkan mulai pekan kedua Ramadan dan akan berlangsung hingga akhir bulan. Selain itu, banyak kader PKS yang aktif mengisi ceramah tarawih dan kultum subuh di berbagai masjid di Kota Makassar.

“Pekan kedua sampai akhir Ramadan, kegiatan lapangan kita intens. Kader juga banyak yang terdaftar ceramah tarawih maupun kultum subuh,” katanya.

Menjelang sepuluh malam terakhir, PKS Makassar menyiapkan program khusus i’tikaf. Kader diimbau menghidupkan malam-malam akhir Ramadan bersama masyarakat, sekaligus membantu sosialisasi kewajiban zakat.

“Kita inginkan kader beriktikaf di 10 malam terakhir. Membersamai masyarakat dan sekaligus membantu menginformasikan kewajiban zakat,” ujarnya.

Ia menyebut kader bisa beriktikaf di masjid sekitar tempat tinggal masing-masing. Namun, sejumlah masjid besar juga menjadi rujukan, seperti Masjid Raya Makassar dan Masjid Al-Markaz Al-Islami yang setiap tahun membuka pelaksanaan i’tikaf.

Dengan rangkaian program tersebut, PKS Makassar menegaskan Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum konsolidasi kader sekaligus penguatan peran sosial di tengah masyarakat.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news