Foto ilustrasi penumpang kereta api, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JOGJA—Pemesanan tiket kereta Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta telah mencapai 209.754 tiket atau sekitar 40% dari total kapasitas, namun masyarakat masih berpeluang mendapatkan tiket karena tersisa lebih dari 309.938 kursi. Kondisi ini menjadi perhatian KAI Daop 6 Jogja untuk mendorong calon penumpang segera merencanakan perjalanan mudik dan balik Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan berdasarkan data hingga Senin (23/2/2026), total kapasitas tiket Angkutan Lebaran di wilayah tersebut mencapai 519.692 tiket. Dari jumlah tersebut, sebagian besar pemesanan terjadi pada tanggal-tanggal favorit keberangkatan menjelang puncak arus mudik.
Ia menyebut Selasa (24/3/2026) menjadi tanggal dengan pemesanan tertinggi selama periode Angkutan Lebaran, yakni mencapai 19.465 tiket. Sementara itu, tren kenaikan pemesanan untuk arus mudik mulai terlihat sejak Rabu (18/3/2026).
KAI Daop 6 Jogja pun mengimbau masyarakat yang belum memiliki rencana perjalanan untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi yang tersedia.
"Masih tersedia tiket di tanggal-tanggal dan relasi tertentu yang dapat dicek ketersediaannya di aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan mitra pembelian tiket resmi kerja sama lainnya," ujarnya.
Feni juga memaparkan sejumlah kereta api keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta yang menjadi favorit masyarakat dengan tingkat okupansi di atas 50%, antara lain:
- KA Sri Tanjung relasi Stasiun Lempuyangan–Stasiun Ketapang
- KA Bengawan relasi Stasiun Purwosari–Stasiun Pasar Senen
- KA Joglosemarkerto relasi Lingkar Solo–Jogja–Purwokerto–Semarang Tawang–Solo
- KA Joglosemarkerto relasi Lingkar Solo–Semarang Tawang–Purwokerto–Jogja–Solo
- KA Taksaka relasi Stasiun Yogyakarta–Stasiun Gambir
- KA Lodaya relasi Solo Balapan–Bandung
Selain itu, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyiapkan 10 kereta api jarak jauh komersial tambahan untuk periode Lebaran 2026 yang sudah dapat dipesan sejak 11 Februari 2026. Tingkat okupansi KA tambahan saat ini berada pada kisaran 30%–50%, sehingga masih banyak kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Daftar KA Tambahan Lebaran 2026 dari Daop 6 Yogyakarta meliputi:
- KA Sancaka (KA 88/87)
- KA Batavia (KA 7005/7006)
- KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7007/7008)
- KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7009/7010)
- KA Tambahan Solo Balapan–Bandung (KA 7011/7012)
- KA Tambahan Solo Balapan–Bandung (KA 7013/7014)
- KA Tambahan Solo Balapan–Pasar Senen (KA 7025/7026)
- KA Tambahan Yogyakarta–Gambir (KA 7037/7038)
- KA Tambahan Yogyakarta–Pasar Senen
- KA Tambahan Lempuyangan–Pasar Senen (KA 7039/7040)
Lebih lanjut, KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan agar momen mudik berjalan lancar bagi pelanggan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan sekaligus memastikan harga sesuai ketentuan.
"Selain aman dan nyaman, harga tiket juga sesuai ketentuan yang berlaku. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121," kata Feni. Dengan masih tersedianya tiket kereta Lebaran 2026 di Daop 6 Jogja, masyarakat memiliki kesempatan merencanakan perjalanan mudik lebih fleksibel sesuai jadwal dan relasi yang diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

3 hours ago
2

















































