Tim 5 PKB Mulai Saring Calon Ketua, Nama Diverifikasi Ketat

1 day ago 5
Tim 5 PKB Mulai Saring Calon Ketua, Nama Diverifikasi KetatJuru Bicara Tim 5 PKB Sulsel, Wawan Mattaliu (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Tim 5 DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan mulai menjalankan tahapan penjaringan bakal calon ketua di tingkat kabupaten dan kota. Proses tersebut ditargetkan rampung sebelum 8 Maret 2026 untuk selanjutnya disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Juru Bicara Tim 5 PKB Sulsel, Wawan Mattaliu, menjelaskan secara struktural Tim 5 saat ini masih berada pada tahap penjaringan awal. Sementara proses penjaringan riil di lapangan dilakukan oleh tim zonasi di masing-masing wilayah.

“Secara struktur Tim 5 sementara melakukan penjaringan, tetapi real penjaringannya itu sementara dilakukan oleh tim zonasi. Limit waktunya tanggal 8 Maret, semua nama sudah dikirim ke Jakarta ke DPP,” ujar Wawan di Makassar, Minggu (22/02).

Ia mengatakan, DPP PKB meminta setiap daerah mengusulkan minimal tiga kandidat, dengan komposisi dua laki-laki dan setidaknya satu perempuan. Ketentuan tersebut berlaku baik bagi kader internal maupun figur eksternal.

“Kuota yang diminta DPP minimal tiga kandidat itu sudah terpenuhi. Ini berlaku untuk kader dan eksternal. Jadi ini juga menjadi momentum bagi teman-teman di luar yang berminat mengabdi di PKB,” katanya.

Wawan menegaskan, pendaftaran calon ketua tidak dibatasi hanya melalui satu jalur. Para kandidat dapat mendaftar langsung ke Tim 5, melalui tim zonasi, maupun melalui kader PKB yang ada di daerah.

“Silakan mendaftar, bisa langsung ke Tim 5, bisa lewat tim zonasi, atau sharing dengan kader PKB untuk kemudian kita diskusikan metodologinya,” ucapnya.

Menurut Wawan, setelah batas waktu 8 Maret, daftar nama bakal calon akan ditutup dan tidak ada lagi penambahan nama yang diusulkan ke DPP. Selanjutnya, agenda musyawarah cabang (Muscab) dijadwalkan rampung pada April 2026.

“Tanggal 8 ini total nama sudah closing. Tidak ada lagi nama yang menyusul. Setelah itu agenda Muscab selesai di April, jadi semua agenda struktural berakhir di April,” jelasnya.

Terkait mekanisme pengusulan calon, Wawan menyebut seluruh instrumen partai dapat digunakan. Kandidat bisa berasal dari inisiatif Tim 5, hasil penjaringan tim zonasi, rekomendasi DPC, maupun hasil pemantauan langsung Tim 5.

“Format ini memang agak berbeda dengan partai lain. Hampir semua pintu bisa digunakan. Tapi pada akhirnya Tim 5 yang merekomendasikan dan meminta persetujuan DPW untuk dikirim ke pusat,” katanya.

Saat ini, proses penjaringan berlangsung serentak di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Wawan menyebut sudah ada sekitar 10 nama yang masuk dalam inventaris awal, meski belum melalui tahapan verifikasi.

“Itu belum proses verifikasi. Tim 5 berkewajiban melakukan verifikasi untuk menentukan apakah kandidat itu lanjut ke tahapan berikutnya atau tidak,” ujarnya.

Mengenai peluang petahana, Wawan menegaskan seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama. Ia menekankan penilaian akan dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan (UKK) oleh lembaga profesional yang independen.

“Peluang petahana dan nonpetahana sama. UKK dilakukan oleh lembaga profesional yang terpisah dan punya kapasitas menguji integritas dan mentalitas,” katanya.

Ia juga memastikan DPW PKB Sulsel tidak akan melakukan intervensi dalam proses penjaringan tersebut.

“Semua kandidat posisinya sama, perlakuannya juga sama. Proses ini berlangsung sangat demokratis. DPW tidak mungkin melakukan intervensi,” tegas Wawan.

Sebelum nama-nama dikirim ke DPP, Tim 5 akan melakukan verifikasi menyeluruh. Hasil verifikasi tersebut akan menentukan apakah seorang kandidat tetap diusulkan atau justru gugur dari daftar.

“Nama yang masuk bisa saja hilang atau tetap, tergantung hasil verifikasi. Bisa ada catatan dari tim zonasi, baik positif maupun negatif, berdasarkan rekam jejak kandidat saat berproses,” pungkasnya.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news