Usai Ramadan, DPRD Sulsel Pantau Semua Proyek Jalan Multiyears Pemprov

1 day ago 10
Usai Ramadan, DPRD Sulsel Pantau Semua Proyek Jalan Multiyears PemprovWakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Aan Nugraha, (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan akan melakukan pengawasan terhadap seluruh proyek jalan yang dikerjakan dengan skema multiyears atau kontrak tahun jamak di sejumlah daerah.

Pengawasan tersebut rencananya akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari paket pekerjaan yang berada di kawasan Hertasning yang dilakukan pada Kamis (05/03).

Diketahui, terdapat lima paket proyek jalan multiyears yang telah dikontrak dengan total nilai anggaran mencapai Rp2,4 triliun dan dikerjakan selama tiga tahun.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Aan Nugraha, mengatakan pihaknya akan mengunjungi seluruh lokasi proyek untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

“Banyak pertanyaan dari masyarakat apakah semua proyek akan dikunjungi. Lima paket ini insyaallah akan kita kunjungi semuanya,” ujar Aan, Sabtu (08/03).

Ia menjelaskan, saat ini proyek yang telah resmi berkontrak baru berjumlah lima paket. Karena itu, DPRD Sulsel masih fokus melakukan pengawasan terhadap paket yang sudah berjalan.

“Untuk sementara yang sudah kontrak itu lima paket. Kita belum bisa bicara paket keenam karena belum kontrak, tapi insyaallah nanti akan menyusul,” jelasnya.

Aan menyebut kunjungan lapangan pertama dilakukan pada paket pekerjaan di kawasan Hertasning. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai paling dekat dan memungkinkan untuk ditinjau terlebih dahulu selama bulan Ramadan.

“Kenapa kita pilih paket Hertasning dulu, karena ini bulan puasa. Jadi kita pilih yang dekat-dekat dulu untuk melihat progres pekerjaan di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, setelah Ramadan DPRD Sulsel akan melanjutkan pengawasan ke paket proyek lainnya yang tersebar di berbagai wilayah.

“Nanti setelah Ramadan kita akan lanjutkan ke paket dua, tiga, empat, dan lima. Semua proyek ini akan kita pantau,” tegas Aan.

Komisi D DPRD Sulsel menilai pengawasan terhadap proyek multiyears penting dilakukan mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan serta dampaknya terhadap konektivitas infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Rombongan Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan evaluasi dan pengecekan proyek multi years di Jalan Hertasning, Makassar, Kamis (5/3).

Peninjauan dipimpin Ketua Komisi D Kadir Halid bersama anggota Muhammad Sadar, Lukman B Kady dan Abd Rahman.

Kunjungan tersebut difokuskan pada pengujian ketebalan lapisan aspal sepanjang 1,8 kilometer dengan metode core drill di sejumlah titik.

Anggota Komisi D Muhammad Sadar menjelaskan, pengambilan sampel dilakukan untuk memastikan ketebalan pekerjaan di lapangan sesuai dengan spesifikasi.

“Jadi yang pertama Komisi D berkunjung hari ini dalam rangka melakukan evaluasi dan pengecekan di proyek multi years yang ada di Jalan Hertasning. Itu sepanjang 1,8 kilometer kita lakukan core terkait ketebalan di lapangan,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan awal di titik pertama, ditemukan ketebalan 3,8 sentimeter. Meski belum mencapai 4 sentimeter, angka tersebut masih dalam batas toleransi.

“Hasilnya tadi pada titik pertama itu 3,8. Itu toleransi. Memang tidak mencapai 4 senti, tapi ada toleransi yang diberikan sebesar 3 mili dan lainnya itu semua memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Ia berharap hasil tersebut dapat menjamin kualitas jalan sehingga masyarakat sebagai pengguna dapat menikmati infrastruktur dengan aman dan nyaman.

“Alhamdulillah itulah yang kita harapkan supaya ke depan masyarakat yang pengguna jasa bisa menikmati jalan ini dengan sebaik mungkin,” tambahnya.

Namun demikian, Komisi D belum menyimpulkan hasil akhir. Sampel core akan dibawa ke Laboratorium PU Bina Marga Badoka untuk diuji lebih lanjut, guna memastikan kesesuaian material dengan Job Order dan spesifikasi teknis AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course).

“Hasil core-nya tadi itu kami akan bawa ke lab Badoka PU Bina Marga untuk dilakukan evaluasi apakah benar material ini cocok dengan JOP yang ada, sesuai dengan spesifikasi AC-WC. Kalau itu benar, maka pekerjaan ini layak untuk dilanjutkan,” tegas Sadar.

Navigasi pos

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news