
Jamaah haji tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, untuk diberangkatkan menuju Tanah Air. (ANTARA/HO-Kemenhaj)
Harianjogja.com, MAKKAH—Proses pemulangan jamaah haji Indonesia memasuki fase krusial. Hingga pertengahan Juni 2026, lebih dari 96 ribu jamaah telah diberangkatkan kembali ke Tanah Air, menandai progres signifikan dalam operasional haji tahun ini.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengungkapkan bahwa sebanyak 245 kelompok terbang (kloter) telah meninggalkan Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Total jamaah yang telah diterbangkan mencapai 96.155 orang, terdiri atas 95.178 peserta haji dan 977 petugas.
“Pemulangan jamaah berjalan sesuai rencana. Seluruh layanan terus kami optimalkan agar jamaah dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan nyaman,” ujar Maria di Makkah, Selasa (16/6/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 233 kloter telah tiba di Indonesia dengan total 91.638 orang. Sementara itu, pergerakan jamaah gelombang kedua juga terus berlangsung, khususnya dari Makkah menuju Madinah.
Tercatat, 139 kloter dengan total 53.894 orang sudah diberangkatkan ke Kota Madinah. Mereka nantinya akan dipulangkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz sebagai bagian dari tahap lanjutan pemulangan.
Momentum penting terjadi hari ini, yang menjadi penutup proses pemberangkatan jamaah gelombang pertama dari Makkah ke Jeddah. Penerbangan terakhir dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari waktu setempat.
Mulai tahap berikutnya, seluruh fokus operasional akan dialihkan ke jamaah gelombang kedua yang kini berada di Madinah. Pemerintah memastikan kesiapan layanan untuk mendukung kelancaran proses kepulangan hingga kloter terakhir.
Selain itu, rombongan haji khusus juga terus dipulangkan. Hingga kini, jumlahnya mencapai 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jamaah dan 736 petugas.
Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga hidrasi menjadi kunci agar tetap fit selama perjalanan panjang menuju Indonesia.
Jamaah juga diimbau untuk tetap menjaga semangat kebersamaan, terutama dalam membantu lansia dan jamaah yang membutuhkan pendampingan. Nilai gotong royong yang terbangun selama ibadah diharapkan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air.
Di sisi lain, pemerintah kembali menegaskan larangan membawa air zamzam dalam koper, baik bagasi maupun kabin. Distribusi air zamzam akan dilakukan di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kepatuhan terhadap aturan ini penting untuk mempercepat proses pemeriksaan keamanan dan menghindari kendala saat keberangkatan,” tegas Maria.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar ritual, tetapi juga momentum perubahan diri. Nilai kemabruran diharapkan tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak, kepedulian sosial, serta kontribusi positif bagi masyarakat.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian operasional haji 2026 berjalan lancar hingga akhir, dan seluruh jamaah dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat serta membawa keberkahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
2

















































