Jumali Kamis, 18 Juni 2026 20:47 WIB

Konser - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah insiden yang mengundang perhatian publik terjadi dalam gelaran Download Festival 2026 di Donington Park, Leicestershire, Inggris. Kepolisian setempat kini menyelidiki sebuah video viral yang memperlihatkan sepasang pengunjung diduga melakukan tindakan tidak senonoh di dalam kabin bianglala transparan saat festival musik tersebut berlangsung.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/6/2026) malam, tepat menjelang penampilan utama band rock legendaris Guns N' Roses. Saat itu puluhan ribu penonton memadati area festival untuk menantikan aksi panggung grup musik tersebut.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dikutip media Inggris, seperti The Sun dan Daily Star, awalnya banyak pengunjung mengira pasangan tersebut hanya menikmati pemandangan dari atas wahana. Namun perhatian massa mulai tertuju ke arah kabin ketika posisi bianglala bergerak turun dan aktivitas mereka terlihat lebih jelas dari bawah.
Salah seorang saksi mengatakan suasana di sekitar lokasi langsung berubah setelah sejumlah pengunjung mulai menyadari apa yang terjadi. Rekaman video yang diambil dari area festival kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi bahan perbincangan publik.
Menurut saksi, pasangan tersebut kemungkinan mengira kaca kabin memiliki lapisan gelap yang dapat menyamarkan aktivitas di dalamnya. Namun kenyataannya, kabin wahana itu menggunakan kaca bening sehingga isi di dalamnya dapat terlihat dari berbagai sudut pandang.
Insiden tersebut terjadi di tengah keramaian Download Festival yang setiap tahun menjadi salah satu festival musik rock dan metal terbesar di Inggris. Pada edisi 2026, acara itu diperkirakan dihadiri sekitar 80.000 pengunjung dari berbagai daerah.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepolisian Leicestershire mengonfirmasi telah menerima informasi terkait kejadian itu dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
Dalam pernyataan resminya, polisi menyebut petugas sedang berkoordinasi dengan pihak penyelenggara festival untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlibat. Hingga kini identitas pasangan dalam video tersebut masih belum diketahui.
Jika terbukti melakukan pelanggaran, pasangan tersebut berpotensi menghadapi konsekuensi hukum. Berdasarkan ketentuan hukum di Inggris, tindakan mempertontonkan bagian intim atau melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang publik dapat dikenai sanksi pidana berupa denda maupun hukuman kurungan.
Di tengah kontroversi yang muncul, penampilan Guns N' Roses tetap berlangsung sesuai jadwal. Band tersebut tampil sebagai penampil utama festival dan membawakan pertunjukan berdurasi sekitar tiga jam. Penampilan itu menjadi momen spesial karena menandai kembalinya mereka sebagai headliner Download Festival setelah dua dekade.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa aktivitas di ruang publik dapat dengan mudah terekam dan tersebar luas melalui media sosial. Di era digital, sebuah tindakan yang terjadi dalam hitungan menit dapat berubah menjadi perhatian publik internasional dan bahkan berujung pada proses hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

4 hours ago
2

















































