Jumali Minggu, 14 Juni 2026 16:27 WIB
Harianjogja.com, JOGJA— Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan kembali menorehkan prestasi di level internasional. Atlet berusia 21 tahun itu sukses menjuarai Australian Open 2026 setelah mengalahkan wakil China Dong Tian Yao pada laga final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Minggu (14/6/2026).
Alwi tampil dominan sepanjang pertandingan dan menang dua gim langsung dengan skor identik 21-13, 21-13. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gelar BWF World Tour Super 500 kedua yang diraih Alwi sepanjang 2026.
Prestasi di Sydney mempertegas perkembangan pesat pemain kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 12 Mei 2005 tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Alwi menjadi salah satu talenta muda yang paling menonjol di sektor tunggal putra Indonesia.
Kariernya mulai mendapat perhatian saat meraih medali emas Badminton Asia U-15 dan U-17 Championship 2019. Setelah bergabung dengan Pelatnas PBSI pada 2021, pencapaiannya terus meningkat, termasuk menjadi juara Bangladesh Junior International dan runner-up Finnish Junior International.
Puncak prestasi di level junior diraih pada 2023 ketika Alwi menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia Junior BWF. Saat itu ia mengalahkan wakil China Hu Zhe An pada partai final.
Di level senior, Alwi juga mulai menunjukkan konsistensi. Selain meraih gelar Indonesia International Challenge dan tampil dalam sejumlah turnamen beregu internasional, ia turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada nomor beregu putra SEA Games 2025.
Sebelum menjuarai Australian Open, Alwi lebih dulu merebut gelar Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Januari lalu. Saat itu ia mengalahkan wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul di partai puncak.
Usai meraih gelar Indonesia Masters, Alwi mengaku ingin terus meningkatkan level permainan agar mampu bersaing pada turnamen-turnamen elite dunia.
"Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade," ujar Alwi seperti dikutip dari laman resmi PBSI.
Tambahan poin dari Australian Open membuat posisi Alwi di papan atas peringkat BWF World Tour Rankings 2026 semakin kuat. Ia kini menjadi wakil Indonesia dengan peringkat tertinggi di sektor tunggal putra.
Keberhasilan Alwi juga menjadi satu-satunya gelar yang berhasil dibawa pulang Indonesia dari Australian Open 2026. Dari tiga wakil Merah Putih yang tampil di final, hanya Alwi yang mampu keluar sebagai juara.
Sementara itu, pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Adapun pasangan ganda putra Indonesia gagal menambah koleksi gelar di turnamen tersebut.
Kesuksesan Alwi menjadi sinyal positif bagi regenerasi tunggal putra Indonesia. Di tengah upaya mempertahankan tradisi prestasi bulu tangkis nasional, kemunculan Alwi memberikan harapan baru untuk bersaing di level tertinggi dunia, termasuk pada Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

3 hours ago
1

















































