Atasi Kelangkaan, Bulog Bakal Bangun Gudang Pangan di Mentawai

13 hours ago 4

Hayati Sumbar

KLIKPOSITIF – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai meminta Perum Bulog membangun gudang penyimpanan stok pangan di wilayah tersebut guna mengantisipasi potensi kelangkaan bahan pangan.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Bupati Rinto Wardana Samaloisa kepada Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, dalam pertemuan di Jakarta, Senin (16/3).

Dalam pertemuan tersebut, Rinto menjelaskan bahwa keberadaan gudang pangan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Mentawai. Selama ini, sebagian besar pasokan bahan makanan di daerah kepulauan itu masih bergantung pada distribusi dari Padang, Sumatera Barat.

Ketergantungan tersebut kerap menimbulkan persoalan ketika cuaca buruk melanda perairan Mentawai. Gelombang tinggi dan badai sering menghambat jalur pelayaran, sehingga distribusi logistik dari Padang menuju Mentawai terpaksa tertunda.

“Kalau sudah badai, suplai makanan dari Padang sering tertahan. Karena itu kita butuh gudang pangan agar stok bisa disimpan lebih dulu di daerah,” kata Rinto.

Menurut dia, dengan adanya gudang penyimpanan pangan, pemerintah daerah dapat menyiapkan cadangan bahan pokok untuk jangka waktu tertentu. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi meskipun jalur distribusi dari luar daerah terganggu.

Rinto mengatakan, pihak Bulog merespons positif usulan tersebut. Kesepakatan antara Bulog dan Pemerintah Kabupaten Mentawai pun dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani dalam pertemuan tersebut.

Dalam kerja sama itu disepakati bahwa gudang penyimpanan pangan akan dibangun di kawasan Tuapeijat, yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Mentawai di Pulau Sipora.

“Tadi kita sudah menandatangani kerja sama dengan Bulog. Kita berharap pembangunan gudang pangan di Sipora bisa dimulai tahun ini,” ujar Rinto.

Ia menambahkan, pembangunan gudang pangan di Sipora merupakan tahap awal dari rencana penguatan sistem logistik pangan di Mentawai. Setelah fasilitas tersebut selesai, pemerintah daerah berharap gudang serupa juga dapat dibangun di pulau-pulau besar lainnya di Mentawai.

Beberapa wilayah yang menjadi prioritas pembangunan selanjutnya antara lain Pulau Siberut, serta kawasan Pagai Utara dan Pagai Selatan.

Menurut Rinto, keberadaan gudang pangan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan bahan pokok, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Dengan adanya fasilitas penyimpanan yang memadai, berbagai komoditas hasil pertanian dan perkebunan masyarakat dapat ditampung sementara sebelum didistribusikan ke pasar. Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas di daerah tersebut.

“Dengan gudang pangan ini, komoditas masyarakat bisa disimpan lebih dulu sebelum didistribusikan. Begitu juga dengan bahan pangan yang datang dari luar daerah,” kata Rinto.

Di sisi lain, Rinto menyebut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Mentawai dan Bulog juga tidak lepas dari dukungan Senator asal Sumatera Barat, Irman Gusman.

Ia mengatakan, gagasan untuk memperkuat ketahanan pangan Mentawai melalui pembangunan gudang penyimpanan muncul setelah diskusi panjang antara dirinya dan Irman saat senator tersebut melakukan kunjungan ke Mentawai beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Mentawai, termasuk tantangan distribusi dan ketersediaan pangan di wilayah kepulauan yang bergantung pada jalur transportasi laut.

“Dalam kunjungan beliau ke Mentawai beberapa waktu lalu, kami berdiskusi cukup mendalam tentang masalah ketersediaan pangan. Dari diskusi itu muncul gagasan untuk membangun gudang pangan,” ujar Rinto.

Rinto mengatakan, aspirasi dan dukungan dari Irman Gusman turut membantu membuka jalan komunikasi antara pemerintah daerah dengan Bulog sehingga kerja sama pembangunan gudang pangan dapat segera terwujud.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Kami berterima kasih atas aspirasi dan bantuan Bapak Irman Gusman. Dengan arahan beliau, kami di pemerintah daerah bisa melangkah lebih cepat untuk mencari solusi atas persoalan pangan di Mentawai,” kata Rinto.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news