Bahan Kimia Berbahaya Terdeteksi di Headphone Brand Ternama

17 hours ago 5

Bahan Kimia Berbahaya Terdeteksi di Headphone Brand Ternama Ilustrasi headset. - Istimewa.

Harianjogja.com, JAKARTA—Kelompok penelitian ToxFree LIFE for All mengungkapkan adanya bahan kimia berbahaya pada sebagian besar perangkat headphone, termasuk merek-merek ternama seperti Apple, Panasonic, Sony, dan Bose. Zat-zat kimia ini diduga berpotensi berpindah ke tubuh pengguna dan meningkatkan risiko penyakit serius, termasuk kanker.

Penelitian dilakukan dengan menguji 81 produk headphone yang mencakup berbagai model, mulai dari earbuds kecil hingga headphone besar yang menutupi seluruh daun telinga. Sampel dibeli langsung dari pasar domestik di Austria, Republik Ceko, Hungaria, Slowakia, dan Slovenia, serta melalui platform daring populer seperti Shein dan Temu.

"Zat-zat berbahaya terdeteksi di setiap produk yang kami uji," ujar perwakilan ToxFree LIFE for All dalam laporan resminya, dikutip PCGamer, Senin (23/2/2026).

Menurut laporan, sumber utama bahan kimia berbahaya berasal dari formulasi plastik yang digunakan dalam komponen perangkat. Zat kimia yang berhasil diidentifikasi meliputi bisphenol, phthalate, serta polyfluoroalkyl dan perfluoroalkyl (PFAS), yang dikenal sebagai bahan kimia abadi.

Bahan kimia sintetis ini memiliki efek biologis merugikan bagi manusia, termasuk risiko kanker, gangguan perkembangan saraf, dan feminisasi pada pria, menurut berbagai penelitian ilmiah independen. Zat tersebut dapat berpindah melalui paparan panas tubuh, tekanan mekanis, maupun kontak dengan keringat. Setelah luruh, zat berpotensi diserap ke aliran darah melalui pori-pori kulit. Menariknya, konsentrasi tertinggi bahan berbahaya berada di komponen plastik keras, bukan bantalan busa yang lembut.

Sebagai langkah mitigasi, ToxFree menyarankan konsumen menggunakan pengeras suara (speaker) eksternal bila memungkinkan. Bila tetap menggunakan headphone, disarankan untuk membatasi durasi pemakaian dan menghindari penggunaan saat tidur guna meminimalkan risiko paparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news