Banjir 3 Agustus, Pemko Padang Kucurkan Rp540 Juta untuk 270 Rumah Terdampak

19 hours ago 11

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan sebesar Rp540 juta kepada 270 rumah warga yang masih terdampak bencana banjir dan cuaca ekstrem yang melanda Kota Padang pada 3 Agustus 2026. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Padang Fadly Amran di Lapau Munggu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (9/8/2026).

Penyerahan bantuan menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan masyarakat setelah banjir dan cuaca ekstrem menerjang sejumlah wilayah Kota Padang. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang rumahnya masih mengalami dampak dan kerusakan ringan akibat bencana.

Fadly Amran mengatakan, sebanyak 270 rumah yang menerima bantuan tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, 191 rumah berada di Kecamatan Kuranji, 45 rumah di Kecamatan Nanggalo, 24 rumah di Kecamatan Koto Tangah, dan 10 rumah di Kecamatan Padang Utara.

Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp2 juta. Dengan demikian, total anggaran yang disalurkan mencapai Rp540 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan kepada 270 rumah yang masih terdampak bencana di empat kecamatan. Data tersebut masih dapat berkembang. Karena itu, warga yang belum terdata diminta segera berkoordinasi dengan lurah dan camat setempat,” kata Fadly.

Menurut dia, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Padang terhadap masyarakat yang terdampak bencana sekaligus bagian dari langkah pemulihan pascabanjir.

Bencana banjir yang terjadi pada 3 Agustus 2026 sebelumnya berdampak cukup luas terhadap permukiman warga di Kota Padang. Berdasarkan pendataan pemerintah, sebanyak 6.618 rumah sempat terdampak akibat bencana tersebut.

Namun, proses pemulihan berlangsung cepat. Hingga 5 Agustus 2026, sebanyak 6.348 rumah telah dinyatakan pulih. Sementara itu, masih terdapat 270 rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan ringan dengan tingkat kerusakan di bawah 20 persen.

Pemerintah kemudian memberikan bantuan kepada rumah-rumah yang masih terdampak tersebut sebagai bentuk dukungan agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

Selain bantuan tunai dari Pemko Padang, dalam kesempatan yang sama juga diserahkan berbagai bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak bencana.

Bantuan peralatan kebersihan dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming turut diberikan kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa sapu, kain pel, plastik sampah, karet pel, sikat lantai, Wipol, dan sabun.

Bantuan dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga turut disalurkan. Bantuan itu antara lain berupa beras, gula, roti dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Tak hanya kebutuhan pangan, warga juga menerima berbagai perlengkapan untuk menunjang kebutuhan pascabencana, seperti hygiene kit, selimut, makanan bayi, kasur lipat hingga peralatan kebersihan.

Bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, bantuan tersebut tidak sekadar menjadi dukungan material, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan setelah mereka menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan aktivitas dan kondisi lingkungan tempat tinggal terganggu.

Fadly menegaskan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat akan terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap warga yang terdampak. Menurutnya, data penerima bantuan masih bersifat dinamis karena proses verifikasi di lapangan terus dilakukan.

Karena itu, ia meminta masyarakat yang belum masuk dalam pendataan untuk segera menyampaikan informasi kepada perangkat pemerintahan di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

Langkah tersebut penting agar seluruh warga yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan dapat terdata dan memperoleh penanganan sesuai kondisi yang dialami.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Wakil Presiden RI, melalui BNPB yang telah memberikan dukungan dalam penanganan bencana di Kota Padang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Wakil Presiden RI melalui BNPB, atas dukungan bantuan dan peralatan penanganan bencana yang telah diberikan. Kami berharap kepada pemerintah pusat agar penanganan dan pembangunan infrastruktur dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Penyerahan bantuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, serta para camat dari empat kecamatan yang wilayahnya terdapat rumah warga terdampak.

Di hadapan warga penerima bantuan, pemerintah memastikan penanganan pascabencana tidak berhenti pada pemberian bantuan. Upaya pemulihan lingkungan, pendataan kerusakan, serta penanganan infrastruktur menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak dan mempercepat pemulihan Kota Padang setelah bencana.

Dengan sebagian besar rumah terdampak telah kembali pulih, Pemko Padang kini memusatkan perhatian pada 270 rumah yang masih membutuhkan dukungan. Bantuan Rp2 juta per rumah diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu mereka memperbaiki kerusakan ringan yang ditimbulkan banjir dan cuaca ekstrem.

Pemerintah Kota Padang juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Koordinasi antara masyarakat, pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan, serta perangkat daerah terkait dinilai penting untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kembali bencana.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news