Bank Jateng Dukung Asosiasi DPLK, Dorong Industri DPLK Berintegritas

1 hour ago 3

Bank Jateng Dukung Asosiasi DPLK, Dorong Industri DPLK Berintegritas

Bank Jateng dukung Rakernas ADPLK 2026 untuk memperkuat industri DPLK yang modern, inovatif, dan berintegritas. /Istimewa.

Harianjogja.com, SEMARANG—Bank Jateng mendukung penguatan industri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang berintegritas, modern, dan inovatif melalui pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ADPLK 2026 di Semarang.

Forum yang digelar Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK) tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkuat tata kelola, kolaborasi industri, hingga pengembangan inovasi sektor dana pensiun nasional di tengah dinamika industri jasa keuangan.

Rakernas ADPLK 2026 berlangsung di Ballroom 2 PO Hotel Semarang, Jumat (22/5/2026), mengusung tema Menuju Industri DPLK yang Berintegritas, Modern, dan Inovatif.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, mengatakan penguatan tata kelola dan integritas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan industri dana pensiun di tengah perkembangan sektor keuangan yang semakin dinamis.

“Rakernas ADPLK 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pelaku industri dalam membangun ekosistem DPLK yang sehat, profesional, dan terpercaya,” ujar Erik Abibon.

Menurutnya, industri DPLK perlu terus beradaptasi melalui inovasi layanan dan penguatan kepatuhan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik.

“Industri dana pensiun harus mampu tumbuh secara modern dan inovatif tanpa meninggalkan prinsip kehati-hatian dan integritas,” tambahnya.

Rakernas tersebut juga dihadiri Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan, Ogi Prastomiyono, yang memaparkan kondisi terkini dan tren perkembangan industri dana pensiun nasional, khususnya sektor DPLK.

Ogi menilai penguatan industri DPLK perlu dilakukan melalui arah kebijakan yang adaptif serta kolaborasi antara regulator dan pelaku industri.

“Penyampaian perspektif strategis dan arah kebijakan mendatang menjadi bagian penting dalam upaya penguatan serta pengembangan industri DPLK secara nasional,” ujar Ogi sesuai pokok bahasan keynote speech Rakernas ADPLK 2026.

Industri DPLK dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu penopang kesejahteraan masyarakat di masa pensiun. Karena itu, sinergi regulator dan industri dianggap penting untuk menjaga pertumbuhan sektor dana pensiun yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan, Tondy Suradiredja, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh anggota ADPLK dalam menghadapi tantangan industri dan perubahan regulasi.

“Rakernas ini menjadi wadah bersama untuk menyatukan visi industri DPLK agar semakin kuat, adaptif, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi peserta,” katanya.

Dalam Rakernas ADPLK 2026, sejumlah agenda strategis turut dibahas, mulai dari evaluasi program kerja, perkembangan regulasi dana pensiun, hingga penguatan implementasi tata kelola dan kode etik industri DPLK.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penandatanganan serta peluncuran Standar Perilaku dan Kode Etik Industri DPLK yang disaksikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK.

Rakernas tahun ini juga mencatat sejarah baru dengan penyelenggaraan ADPLK Awards 2026 untuk pertama kalinya sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku industri yang dinilai memiliki kontribusi dan kinerja terbaik dalam pengembangan industri dana pensiun nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news