BPBD Padang dan Tim SAR Gabungan Evakuasi Lima Warga Terjebak Banjir di Aie Pacah

19 hours ago 9

promo hayati padang agustus

PADANG, KLIKPOSITIF — Tim Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Tim SAR Gabungan bergerak cepat mengevakuasi lima warga yang terjebak banjir di kawasan Masjid Nurul Falah, RT 03 RW 04, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Senin (3/8/2026) malam. Seluruh korban, yang terdiri dari dua balita dan tiga orang dewasa, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat setelah tim menerobos genangan banjir yang merendam kawasan tersebut.

Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 21.10 WIB, beberapa jam setelah hujan berintensitas cukup tinggi mengguyur Kota Padang sejak siang hari. Curah hujan yang terus meningkat menyebabkan debit air meluap dan merendam sejumlah kawasan permukiman, termasuk lingkungan sekitar Masjid Nurul Falah. Kondisi tersebut membuat lima warga tidak dapat keluar dari lokasi sehingga membutuhkan bantuan evakuasi darurat.

Mendapatkan laporan adanya warga yang terjebak banjir, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Padang segera mengerahkan personel ke lokasi. Operasi penyelamatan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricki Januar, dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk memastikan keselamatan warga.

Di tengah kondisi cuaca yang masih diguyur hujan dan genangan air yang cukup tinggi, petugas harus bergerak hati-hati menembus kawasan terdampak. Koordinasi yang cepat antarinstansi menjadi faktor penting sehingga proses penyelamatan dapat berlangsung efektif dan seluruh korban berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti.

Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan kekuatan penuh lintas instansi. Tim SAR Gabungan terdiri atas personel BPBD Kota Padang, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, jajaran Kecamatan Koto Tangah, Pemerintah Kelurahan Aie Pacah, Kelompok Siaga Bencana (KSB), para relawan kebencanaan, hingga masyarakat sekitar yang turut membantu proses evakuasi.

Sinergi berbagai unsur tersebut mempercepat proses penyelamatan, terutama dalam menjangkau lokasi warga yang terisolasi akibat genangan air. Setelah berhasil dievakuasi, seluruh korban langsung dibawa menuju lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan awal serta pemeriksaan kondisi kesehatan oleh petugas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricki Januar, memastikan seluruh warga yang sebelumnya terjebak banjir telah berhasil dipindahkan ke tempat yang aman.

“Evakuasi terhadap warga terdampak banjir sudah kita lakukan,” ujar Ricki Januar.

Ia menambahkan, kondisi seluruh korban dapat segera diamankan setelah proses penyelamatan selesai dilakukan. “Warga sudah kita evakuasi ke tempat aman,” katanya.

BPBD Kota Padang menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan genangan banjir di berbagai wilayah yang terdampak. Personel disiagakan selama 24 jam untuk merespons setiap laporan kedaruratan yang masuk dari masyarakat, mengingat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih dapat terjadi.

Pemerintah Kota Padang melalui Pusdalops-PB BPBD Kota Padang juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, pohon tumbang, maupun bencana hidrometeorologi lainnya. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa maupun lingkungan.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian kebencanaan dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau melalui layanan WhatsApp 085891522181 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news