Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hartono, (Dok: Ist).
KabarMakassar.com — Capaian pendapatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar baru berada di kisaran 44 persen menjadi perhatian Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Dewan mempertanyakan kemampuan Bapenda memenuhi target pendapatan daerah yang nilainya mencapai Rp1 triliun lebih hingga akhir 2026 mendatang.
Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hartono, mengatakan capaian tersebut masih jauh dari separuh target yang telah dibebankan kepada Bapenda.
“Kalau sekarang misalnya kita di angka 44 persen, belum sampai 50 persen. Kita mendalami itu, teman-teman di Komisi mendalami itu,” kata Hartono, Rabu (26/08).
Kata Hartono, meski Bapenda optimistis mampu mencapai 100 persen target pendapatan pada akhir tahun. Optimisme tersebut didasarkan pada pola penerimaan pajak yang cenderung meningkat pada penghujung tahun.
Hartono menilai alasan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui realisasi penerimaan pada periode berikutnya. Komisi B akan terus memantau perkembangan capaian Bapenda melalui evaluasi dan monitoring.
“Kita lihat apakah betul bisa dicapai karena pengawasan kami arahnya begitu,” ujarnya.
Menurut Hartono, target pendapatan Bapenda sebenarnya relatif terukur. Memasuki triwulan ke-III, Bapenda dinilai sudah dapat memproyeksikan penerimaan hingga akhir tahun sehingga kemampuan mencapai target dapat terlihat lebih jelas.
Ia bahkan berharap Bapenda tidak sekadar memenuhi target, tetapi mampu melampauinya. Sebab, penerimaan daerah menjadi salah satu penopang utama pembiayaan program Pemerintah Kota Makassar.
“Saya malah berharap mereka bisa melampaui target. Potensi penerimaan kita di Makassar ini besar,” tegasnya.
Komisi B, kata Hartono, akan kembali melihat perkembangan capaian Bapenda pada monitoring dan evaluasi berikutnya. Jika realisasi tidak menunjukkan tren yang cukup untuk mengejar target, DPRD meminta Pemkot mengambil langkah lebih tegas.
“Kalau misalnya target yang ditetapkan di anggaran 2026 ini tidak tercapai, saya kira Pak Wali mesti memberikan pernyataan keras ke anggotanya supaya bisa mencapai,” kata Politisi PKS itu.
Hartono menegaskan, DPRD masih melihat target tersebut realistis untuk dikejar. Karena itu, Bapenda diminta memaksimalkan seluruh potensi penerimaan yang tersedia di Kota Makassar.
“Hitungan kami di Komisi B itu masih relatif mudah dicapai. Sangat mudah, masih mudah,” ujarnya.
Selain mengawasi Bapenda, Komisi B juga menaruh perhatian terhadap kontribusi badan usaha milik daerah (Perumda). Hartono menilai alasan konsolidasi manajemen tidak semestinya terus digunakan jika sudah memasuki tahun kedua atau ketiga.
Ia berharap kinerja Bapenda dan Perumda dapat semakin maksimal sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan Kota Makassar. Capaian tersebut juga dinilai penting sebagai dasar penetapan target pendapatan pada 2027.
“Kita berharap Bapenda itu bisa mencapai target yang dibebankan. Karena kita berharap target 2027 kita akan coba naikkan,” tukas Hartono.


















































