Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Hikmatul Laila Bagian dari kafilah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) (Dok: Ist)
KabarMakassar.com — Dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Hikmatul Laila, berhasil meraih Juara Harapan II cabang Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Hikmatul menjadi bagian dari kafilah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam ajang yang mempertemukan peserta dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi tersebut.
Prestasi itu diraih setelah Hikmatul melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai bagian dari kafilah Kemdiktisaintek. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti MTQ KORPRI tingkat nasional.
“Saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih sudah mendapatkan kesempatan menjadi peserta MTQ ini. Terlebih saya bisa menjadi finalis. Sebelumnya tidak pernah terbayangkan bahwa saya akan bisa masuk ke babak final,” kata Hikmatul.
Untuk menghadapi kompetisi, Hikmatul melakukan persiapan intensif sekitar satu bulan. Persiapan dilakukan melalui murojaah, latihan bersama rekan-rekan, hingga simulasi perlombaan.
Ia juga harus membagi waktu antara persiapan lomba dan rangkaian kegiatan MTQ yang berlangsung di sejumlah lokasi di Sulawesi Selatan. Lokasi perlombaan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) membuat peserta harus berangkat sejak pagi dari tempat penginapan di Makassar.
Menurut Hikmatul, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk menghadapi kompetisi serupa pada masa mendatang. Ia menilai pembinaan yang lebih terstruktur dan dilakukan sejak jauh hari dapat meningkatkan peluang kafilah Kemdiktisaintek meraih prestasi lebih tinggi.
“Harapan saya ke depan semoga Kemdiktisaintek dapat menyiapkan pembimbing dan melakukan persiapan jauh-jauh hari, sehingga peserta bisa lebih siap menghadapi kompetisi,” tuturnya.
Selain Hikmatul, dosen UNM lainnya, Ruhul Quddus, juga berhasil menembus babak final cabang Hafalan Hadis Nabi Muhammad SAW. Capaian tersebut turut memperkuat kiprah kafilah Kemdiktisaintek dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Ruhul menyebut dukungan kementerian menjadi salah satu motivasi bagi dirinya selama mengikuti kompetisi. Ia menilai kesempatan mewakili Kemdiktisaintek merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengikuti MTQ Korpri VIII Tahun 2026 di Sulawesi Selatan pada cabang Hafalan Hadis dan berhasil masuk ke babak final,” ujar Ruhul.
Ia berharap keikutsertaan Kemdiktisaintek dalam MTQ KORPRI dapat terus berlanjut dengan pembinaan yang semakin kuat agar prestasi kafilah dapat meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
Sementara itu, Kepala Biro Umum, Humas, dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr, mengapresiasi capaian para kafilah, khususnya Hikmatul dan Ruhul.
Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa insan pendidikan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional, tetapi juga dapat mengembangkan nilai-nilai spiritual dan karakter.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar Kemdiktisaintek untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai bidang,” kata Manifes.
Ia menekankan nilai-nilai yang diperoleh dari MTQ diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi juga diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Yang paling penting, nilai-nilai yang dibawa melalui MTQ ini dapat tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terutama dalam menjaga integritas, memberikan pelayanan terbaik, serta menghadirkan birokrasi yang profesional dan berdampak bagi masyarakat,” tuturnya.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 yang mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh” resmi ditutup Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kabupaten Pangkep, Sabtu (29/08).
Penutupan ditandai dengan penyerahan simbolis tongkat estafet tuan rumah MTQ KORPRI berikutnya kepada Provinsi Maluku Utara. Prosesi tersebut dilakukan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.


















































