Eko Suwanto Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Daycare Little Aresha

2 hours ago 4

Eko Suwanto Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Daycare Little Aresha Ketua Komisi A DPRD DIY yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Eko Suwanto. Ist

JOGJA — Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Jogja terus menuai sorotan dari berbagai pihak. Ketua Komisi A DPRD DIY yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja, Eko Suwanto, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus tersebut hingga ke akar-akarnya serta memberikan hukuman berat kepada para pelaku maupun pihak yang diduga menjadi dalang di balik kejadian itu.

Eko menegaskan, kasus kekerasan terhadap anak, terlebih yang terjadi pada balita di lembaga pengasuhan, merupakan bentuk kejahatan serius yang tidak boleh dibiarkan. Ia menyatakan dukungan penuh kepada kepolisian dalam proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

“Kita berikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk memproses kasus dugaan kekerasan ini. Jangan sampai ada lagi kekerasan terhadap anak yang dibiarkan. Kasus ini harus diungkap tuntas, dan pelaku serta dalangnya harus dihukum berat,” ujar Eko, Minggu (26/4/2026).

13 Tersangka Sudah Ditetapkan

Sebelumnya, Polresta Jogja telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut setelah melakukan gelar perkara intensif yang melibatkan unsur terkait pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Kapolresta Jogja, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyebut para tersangka memiliki peran berbeda dalam struktur pengelolaan daycare tersebut.

“Dari hasil gelar perkara, kami menetapkan 13 orang tersangka sementara, terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 orang pengasuh,” jelasnya.

Penetapan ini dilakukan setelah polisi mengumpulkan berbagai alat bukti serta keterangan saksi, termasuk hasil pemeriksaan awal terhadap korban dan pihak terkait.

DPRD Dorong Perlindungan Anak Diperkuat

Eko Suwanto menilai kasus ini menjadi peringatan serius bahwa sistem perlindungan anak di lembaga pengasuhan harus diperketat. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman dan sehat.

“Anak-anak harus mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh. Negara dan pemerintah daerah wajib memastikan tidak ada ruang bagi kekerasan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Komisi A DPRD DIY berencana menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait dalam waktu dekat untuk membahas langkah pengawasan dan pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.

Dorongan Evaluasi Lembaga Pengasuhan

Menurut Eko, peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap lembaga pengasuhan anak di Jogja, termasuk aspek perizinan, standar operasional, hingga pengawasan rutin dari pemerintah daerah.

Ia menilai, pengawasan yang lemah berpotensi membuka celah terjadinya pelanggaran serupa di masa depan. Oleh karena itu, ia mendorong agar sistem pengawasan diperkuat secara berlapis.

Kasus daycare Little Aresha sendiri masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Aparat memastikan akan terus mendalami peran masing-masing tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini, DPRD DIY berharap penegakan hukum dapat berjalan transparan, adil, dan memberikan efek jera bagi pelaku kekerasan terhadap anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news