Era Guardiola Berakhir Lima Staf Inti Manchester City Ikut Pergi

1 day ago 8

Jumali

Jumali Jum'at, 29 Mei 2026 03:07 WIB

Era Guardiola Berakhir Lima Staf Inti Manchester City Ikut Pergi

Josep Guardiola./uefa.com

Harianjogja.com, JOGJA—Manchester City resmi memasuki fase transisi besar setelah lima staf inti tim pelatih dipastikan meninggalkan klub menyusul berakhirnya era kepelatihan Pep Guardiola pada akhir musim 2025/2026.

Keputusan tersebut diumumkan klub hanya beberapa hari setelah konfirmasi hengkangnya Guardiola, sosok yang selama bertahun-tahun menjadi arsitek dominasi Manchester City di kompetisi domestik maupun Eropa.

Dalam pernyataan resmi klub yang dirilis Selasa (26/5/2026), Manchester City mengonfirmasi bahwa Pep Lijnders, Kolo Toure, Lorenzo Buenaventura, Manel Estiarte, dan Xabi Mancisidor tidak akan melanjutkan tugas mereka di Etihad Stadium musim depan.

Klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi kelima staf tersebut selama menjadi bagian dari perjalanan Manchester City.

“Semua orang di City ingin berterima kasih kepada kelima anggota staf atas kerja keras dan dedikasi mereka serta mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka,” tulis pernyataan resmi klub.

Kepergian nama-nama tersebut dinilai menjadi tanda kuat bahwa Manchester City akan benar-benar memulai era baru dengan struktur kepelatihan yang berbeda. Sebagian besar staf yang hengkang diketahui memiliki hubungan panjang dengan Guardiola sejak di Barcelona hingga Bayern Munich.

Pep Lijnders, misalnya, baru bergabung musim panas lalu setelah sebelumnya dikenal sebagai tangan kanan Jürgen Klopp di Liverpool FC. Meski hanya semusim di City, ia ikut membantu klub meraih Piala Liga dan Piala FA serta finis di papan atas Premier League.

Sementara itu, Kolo Touré yang sebelumnya menangani tim U-18 City juga ikut promosi ke tim utama sebelum akhirnya memutuskan pergi bersama perubahan struktur kepelatihan.

Nama lain yang paling identik dengan Guardiola adalah Lorenzo Buenaventura dan Manel Estiarte. Keduanya dikenal sebagai sosok yang telah lama mendampingi Guardiola sejak era FC Barcelona hingga FC Bayern Munich. Buenaventura bertugas sebagai pelatih kebugaran, sedangkan Estiarte menjadi sosok penting di bidang operasional serta pendukung tim.

Di sisi lain, Xabi Mancisidor menjadi figur paling senior dalam daftar tersebut. Ia telah berada di Manchester City sejak era Manuel Pellegrini pada 2013 dan bertahan sepanjang periode kejayaan Guardiola sebagai pelatih kepala kiper.

Situasi ini semakin menguatkan spekulasi bahwa Enzo Maresca akan segera mengambil alih kursi pelatih Manchester City. Maresca disebut tengah menjalani negosiasi intensif dengan klub dan diperkirakan akan membawa staf pilihannya sendiri untuk membangun proyek baru di Etihad Stadium.

Bagi para pendukung The Citizens, perubahan besar ini menjadi awal dari tantangan baru setelah hampir satu dekade menikmati era dominasi bersama Guardiola. Selain harus menjaga konsistensi performa tim, manajemen juga dituntut mampu mempertahankan kultur kemenangan yang selama ini melekat kuat di ruang ganti Manchester City.

Dalam pesan terakhirnya kepada suporter, Guardiola meminta fans tetap menikmati proses perubahan yang akan berlangsung di klub.

“Jangan menunggu untuk memenangkan Premier League atau Champions League untuk bahagia. Nikmati prosesnya,” ujar Guardiola dalam konferensi pers terakhirnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news