Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhidin M Said saat Menyampaikan Evaluasi Delapan (Dok; KabarMakassar).
KabarMakassar.com — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhidin M Said, menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama delapan bulan memimpin partai pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/07).
Di hadapan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Muhidin menegaskan konsolidasi menjadi fokus utama untuk mengembalikan dominasi Golkar di Sulawesi Selatan.
Muhidin mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya sejak akhir Desember 2025 langsung bergerak melakukan penataan organisasi dan memperkuat konsolidasi hingga ke daerah. Berbagai kegiatan internal maupun sosial digelar untuk menghidupkan kembali semangat kader.
Dalam laporannya, Muhidin mengakui Golkar Sulsel menghadapi tantangan besar setelah Pemilu 2024. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Golkar gagal menjadi partai peraih kursi terbanyak di DPRD Sulawesi Selatan.
Kondisi tersebut, kata dia, menjadi alasan utama pentingnya konsolidasi menyeluruh agar seluruh kader kembali bergerak dalam satu visi dan strategi menghadapi dinamika politik.
“Sulawesi Selatan selama ini dikenal sebagai lumbung Golkar. Namun pada Pemilu 2024, untuk pertama kalinya Golkar tidak menjadi peraih kursi nomor satu di DPRD Sulawesi Selatan. Karena itu konsolidasi menjadi keharusan,” tegas Muhidin.
Ia menambahkan konsolidasi bukan hanya menyatukan barisan, tetapi juga membangun strategi politik yang mampu menjawab perubahan peta politik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.
Muhidin juga menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya sejak menerima mandat sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Ia menjelaskan kepengurusan langsung dibentuk setelah penunjukan pada Desember 2025, dilanjutkan rapat pleno, penyusunan struktur organisasi, hingga konsolidasi menghadapi agenda politik di Sulawesi Selatan.
“Kami memulai dengan membentuk kepengurusan, menggelar rapat pleno, kemudian menjalankan konsolidasi organisasi sebagai fondasi untuk membangkitkan kembali Partai Golkar di Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Menurutnya, selama Ramadan, DPD Golkar Sulsel menggelar buka puasa bersama setiap hari secara bergiliran yang diikuti kader dari berbagai daerah. Pada Iduladha, Golkar Sulsel juga menyalurkan lebih dari 40 ekor sapi kurban kepada masyarakat.
“Selama kurang lebih delapan bulan kami melakukan konsolidasi di Sulawesi Selatan dan Alhamdulillah mendapat perhatian serta keseriusan dari hampir seluruh kader Golkar,” kata Muhidin.
Ia menilai antusiasme kader terlihat jelas pada pelaksanaan Musda. Bahkan, panitia melaporkan kapasitas ruangan tidak akan mampu menampung seluruh kader apabila semua yang ingin hadir diizinkan masuk.
“Antusiasme kader sangat luar biasa. Harapan Ketua Umum juga jelas, Golkar Sulawesi Selatan harus kembali menambah perolehan kursi pada pemilu mendatang,” ujarnya.
Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan kader yang telah mendukung kepemimpinannya selama delapan bulan.
Ia berharap hasil Musda XI menjadi momentum memperkuat soliditas partai dan mengembalikan Golkar sebagai kekuatan politik utama di Sulawesi Selatan.

















































