Fenomena Unik Ranking FIFA, Indonesia Naik Usai Kalah dari Vietnam

8 hours ago 4

Jumali

Jumali Rabu, 05 Agustus 2026 20:07 WIB

Fenomena Unik Ranking FIFA, Indonesia Naik Usai Kalah dari Vietnam

Kapten tim nasional sepak bola Indonesia Rizky Ridho (kanan) bersama pelatih John Herdman memberikan keterangan pers seusai pertandaingan melawan Vietnam pada Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (ANTARA/Aloysius Lewokeda)\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia usai menjalani tiga pertandingan di fase grup Piala AFF 2026. Meskipun baru saja menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam, posisi skuad Garuda justru mengalami kenaikan di ranking FIFA berdasarkan pembaruan data Football Ranking, naik satu tingkat dari peringkat 118 ke posisi 117 dunia .

Kenaikan ini terbilang unik karena terjadi setelah Timnas Indonesia kehilangan poin akibat tumbang dari Vietnam di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (3/8/2026) malam WIB . Tiga gol kemenangan tim tamu masing-masing dicetak oleh Nguyen Van Vi pada menit ke-6, Nguyen Hai Long pada menit ke-15, dan Nguyen Xuan Son pada menit ke-71 .

Dua Kemenangan Awal Jadi Modal Berharga

Sebelum menghadapi Vietnam, langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 terbilang mulus. Skuad asuhan John Herdman membuka kiprahnya dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja. Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan berkat torehan hattrick, sementara Sandy Walsh dan Jens Raven turut mencatatkan nama di papan skor.

Performa positif berlanjut ketika Indonesia menaklukkan Timor Leste dengan skor 3-0. Shayne Pattynama membuka keunggulan sebelum Thom Haye mencetak gol melalui tendangan bebas dan Mitchell Baker memastikan kemenangan lewat gol ketiga. Dua kemenangan tersebut memberikan tambahan sekitar 2,54 poin bagi Indonesia di ranking FIFA .

Perolehan Poin Tetap Menguntungkan

Meskipun kekalahan dari Vietnam membuat Garuda kehilangan sekitar 2,18 poin, Indonesia masih membukukan keuntungan bersih sekitar 0,36 poin secara keseluruhan . Tambahan kecil tersebut ternyata cukup membawa Garuda naik satu posisi dalam ranking FIFA terbaru.

Yang menarik, Vietnam justru tidak menikmati kenaikan peringkat meskipun berhasil menghajar Indonesia dengan skor telak. Tim asuhan Kim Sang-sik memang mendapatkan tambahan sekitar 2,18 poin dari kemenangan tersebut, tetapi tetap bertahan di posisi ke-99 dunia .

Secara keseluruhan, Vietnam hanya mengumpulkan tambahan sekitar 2,30 poin sepanjang fase grup Piala AFF 2026. Sebelumnya, mereka memperoleh sekitar 0,9 poin setelah mengalahkan Timor Leste 7-0, kemudian kehilangan sekitar 0,77 poin karena ditahan imbang Singapura tanpa gol. Jumlah tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi mereka di ranking FIFA .

Klasemen Grup A Makin Panas

Hasil kekalahan dari Vietnam membuat persaingan di Grup A semakin ketat. Vietnam kini memuncaki klasemen sementara dengan raihan tujuh poin dari tiga pertandingan, diikuti Singapura di posisi kedua dengan koleksi poin yang sama namun kalah produktivitas gol. Indonesia terpaksa turun ke peringkat ketiga dengan enam poin .

Situasi ini membuat langkah Timnas Indonesia menuju babak gugur kian krusial. Skuad Garuda diwajibkan meraih kemenangan pada pertandingan pamungkas fase grup demi mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026. Indonesia dijadwalkan bertandang ke markas Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8) pukul 02.00 WIB .

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengakui keunggulan Vietnam pada pertandingan tersebut. "Kita harus mengakui bahwa Vietnam adalah tim yang kuat dan memiliki sejarah yang solid. Mereka telah membuktikan kapasitasnya dengan tiga kali menjuarai Piala AFF," ujarnya .

Meskipun demikian, Erick Thohir tetap optimistis dengan peluang skuad Garuda di sisa turnamen. "Saya percaya masih ada peluang. Karena ini turnamen yang berbeda, mudah-mudahan saat menghadapi Singapura nanti kita bisa bangkit," tegasnya .

Fenomena Unik Ranking FIFA

Fenomena naiknya Indonesia meskipun kalah dari Vietnam terjadi karena sistem perhitungan ranking FIFA tidak hanya bergantung pada satu pertandingan. Akumulasi poin dari kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste masih membuat Garuda memperoleh keuntungan bersih, sementara perubahan posisi juga dipengaruhi hasil negara-negara lain di sekitar Indonesia .

Piala AFF sendiri bukan merupakan turnamen yang masuk kalender resmi FIFA. Karena itu, setiap pertandingan hanya memberikan tambahan maupun pengurangan poin dalam jumlah kecil sehingga dampaknya terhadap ranking dunia tidak terlalu besar. Meskipun demikian, kenaikan satu peringkat menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia dalam upaya memperbaiki posisi di ranking FIFA secara bertahap

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news