
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, RUTENG—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 04.20 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan informasi BMKG yang disampaikan melalui akun X, episentrum gempa berada pada koordinat 8,30 derajat Lintang Selatan (LS) dan 120,62 derajat Bujur Timur (BT). Lokasi tersebut berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Gempa tersebut tergolong dangkal karena pusat guncangan berada pada kedalaman 10 kilometer. Dalam keterangan resminya pada Senin, BMKG menyatakan gempa tersebut tidak memiliki potensi memicu tsunami.
"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin.
Langkah Mitigasi Saat Gempa
Masyarakat di sekitar pusat gempa maupun wilayah lain yang memiliki risiko bencana gempa bumi diimbau tetap tenang dan tidak melakukan tindakan tergesa-gesa. Sejumlah langkah keselamatan yang dapat dilakukan saat dan setelah gempa antara lain:
Tetap tenang dan jangan panik. Hindari berlari atau melakukan tindakan terburu-buru yang justru dapat meningkatkan risiko cedera ketika guncangan berlangsung.
Terapkan prinsip Drop, Cover, Hold On. Jika berada di dalam bangunan, segera merunduk, lindungi kepala dan leher menggunakan helm, tas, atau bantal, kemudian berlindung di bawah meja yang kokoh.
Jauhi area yang berpotensi membahayakan. Hindari berada di dekat kaca, lemari berukuran besar, maupun benda yang digantung karena dapat roboh atau jatuh saat terjadi guncangan.
Evakuasi menuju area terbuka setelah guncangan mereda. Keluar dari bangunan melalui tangga darurat dan menjauhi tiang listrik, pohon, serta dinding bangunan yang mengalami keretakan.
Periksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk. Pastikan struktur rumah atau bangunan masih stabil dan tidak mengalami kerusakan atau keretakan parah akibat gempa.
Pantau informasi dari sumber resmi. Masyarakat diimbau mengikuti informasi kebencanaan yang dikeluarkan BMKG, BPBD, atau BNPB untuk menghindari informasi keliru maupun berita bohong (hoaks).
Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi terbaru dari BMKG apabila terjadi gempa susulan atau terdapat perkembangan lain setelah gempa M5,2 mengguncang Ruteng dan wilayah Kabupaten Manggarai pada Senin pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

1 hour ago
2
















































