Jumali Minggu, 17 Mei 2026 09:37 WIB

Foto ilustrasi BBM. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU kembali mengalami penyesuaian mulai Minggu (17/5/2026). Kenaikan paling terasa terjadi pada produk diesel nonsubsidi yang kini menembus Rp30.890 per liter di SPBU BP-AKR dan Vivo.
Lonjakan harga tersebut diperkirakan berdampak langsung pada biaya operasional kendaraan pribadi, angkutan logistik, hingga pengeluaran rumah tangga masyarakat. Pengguna kendaraan diesel menjadi kelompok yang paling terdampak akibat kenaikan signifikan tersebut.
Di SPBU BP-AKR, produk BP Ultimate Diesel (CN 53) naik tajam dari sebelumnya Rp25.560 per liter menjadi Rp30.890 per liter. Kenaikan mencapai Rp5.330 per liter itu menjadi salah satu lonjakan tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, SPBU Vivo juga menaikkan harga Diesel Primus (CN 51) menjadi Rp30.890 per liter. Sebelumnya, produk tersebut masih dijual Rp14.610 per liter. Lonjakan harga lebih dari dua kali lipat ini membuat biaya penggunaan kendaraan diesel meningkat drastis.
PT Pertamina (Persero) turut menyesuaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi. Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter. Kemudian Dexlite (CN 51) meningkat dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter.
Adapun sejumlah produk lain seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Green masih bertahan pada harga sebelumnya.
Berikut daftar harga BBM terbaru per 17 Mei 2026:
- Pertamina
Pertalite: Rp10.000 per liter
Pertamax: Rp12.300 per liter
Pertamax Green: Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter
Dexlite: Rp26.000 per liter
Pertamina Dex: Rp27.900 per liter - BP-AKR
BP 92: Rp12.390 per liter
BP Ultimate: Rp12.930 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp30.890 per liter - Vivo
Revvo 92: Rp12.390 per liter
Revvo 95: Rp12.930 per liter
Diesel Primus: Rp30.890 per liter
Kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut diperkirakan ikut memengaruhi biaya distribusi barang dan tarif transportasi dalam beberapa waktu ke depan. Jika kondisi ini berlanjut, harga kebutuhan pokok juga berpotensi mengalami penyesuaian.
Masyarakat disarankan mulai mengatur ulang pengeluaran transportasi, menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan, serta memantau perkembangan harga energi secara berkala agar anggaran rumah tangga tetap terkendali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

2 hours ago
3

















































