Isi Daya Kilat, BYD Great Tang Diserbu Puluhan Ribu Pemesan

3 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA—Lonjakan pesanan terhadap SUV listrik terbaru dari BYD langsung mencuri perhatian pasar otomotif global. Dalam 24 jam sejak peluncuran, model BYD Great Tang dikabarkan menerima lebih dari 30.000 pesanan, memicu tekanan besar pada kapasitas produksi pabrikan.

Carnewschina, Rabu (29/4/2026) melaporkan, antusiasme tinggi ini muncul di tengah meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik dengan jarak tempuh panjang dan waktu pengisian yang singkat. Kondisi tersebut membuat produk ini langsung menjadi sorotan, terutama bagi calon pengguna yang selama ini ragu beralih ke mobil listrik.

Salah satu faktor utama yang menarik perhatian adalah jarak tempuhnya. Varian penggerak roda belakang mampu menempuh hingga 950 kilometer dalam sekali pengisian berdasarkan standar CLTC. Angka ini menjawab kekhawatiran pengguna terkait keterbatasan jarak kendaraan listrik saat digunakan untuk perjalanan jauh.

Performa juga menjadi daya tarik lain. Varian penggerak semua roda disebut mampu menghasilkan tenaga hingga 585 kW atau sekitar 785 daya kuda. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam waktu sekitar 3,9 detik, mendekati performa mobil sport.

Namun, perhatian terbesar tertuju pada teknologi pengisian daya. SUV listrik ini diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu sekitar lima menit. Untuk mencapai hampir penuh, waktu yang dibutuhkan sekitar sembilan menit, jauh lebih cepat dibandingkan kebanyakan kendaraan listrik saat ini.

Kemampuan tersebut didukung penggunaan teknologi baterai canggih yang dikembangkan BYD. Selain mempercepat pengisian, sistem ini juga dirancang tetap stabil dalam berbagai kondisi suhu, sehingga cocok digunakan di beragam lingkungan.

Di sisi kenyamanan, kendaraan ini dirancang sebagai SUV keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang. Fitur hiburan dan keselamatan modern disematkan untuk menunjang pengalaman berkendara, termasuk sistem audio premium dan teknologi bantuan pengemudi.

Dimensi kendaraan yang besar tidak mengurangi kelincahan saat digunakan di perkotaan. Teknologi kemudi roda belakang membuat radius putar lebih kecil, sehingga memudahkan manuver di ruang terbatas.

Tingginya permintaan justru memunculkan tantangan baru bagi BYD. Kapasitas produksi saat ini disebut belum mampu mengimbangi lonjakan pesanan yang masuk dalam waktu singkat. Kondisi ini membuat waktu tunggu konsumen berpotensi lebih panjang.

Fenomena ini mencerminkan perubahan besar di pasar otomotif global. Ketika teknologi kendaraan listrik mampu menjawab kebutuhan utama pengguna—jarak jauh dan pengisian cepat—permintaan dapat meningkat drastis dalam waktu singkat.

Bagi masyarakat Indonesia, tren ini membuka peluang hadirnya kendaraan listrik dengan teknologi lebih maju di masa depan. Persaingan antarprodusen diperkirakan akan semakin ketat, yang pada akhirnya berdampak pada pilihan produk dan harga yang lebih kompetitif di pasar domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news