Jembatan Palu III Ditutup Pascagempa M 6,7, Arus Lalu Lintas Dialihkan

3 hours ago 2

Jembatan Palu III Ditutup Pascagempa M 6,7, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Jembatan Palu III ditutup sementara setelah gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Arus lalu lintas dialihkan sambil menunggu hasil pemeriksaan teknis.

Harianjogja.com, PALU—Pemerintah Kota Palu menutup sementara akses Jembatan Palu III setelah gempa bumi magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah ditemukan indikasi kerusakan pada bagian struktur jembatan akibat guncangan gempa.

Keputusan tersebut diambil untuk menjamin keselamatan pengguna jalan sembari menunggu hasil pemeriksaan teknis terhadap kondisi infrastruktur. Saat ini, pemerintah bersama aparat kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurangi dampak penutupan akses jembatan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trinso Yunianto, mengatakan penutupan sementara dilakukan berdasarkan instruksi kepala daerah setelah ditemukan sejumlah kendala pada bagian jembatan pascagempa.

"Penutupan sementara akses berdasarkan instruksi kepala daerah, terjadi beberapa kendala pada bagian jembatan setelah diguncang gempa," kata Trinso di Palu, Selasa.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dishub Kota Palu bersama kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik. Kendaraan dari arah Jalan Kimaja diarahkan menuju Jalan Rajamoili, sementara Jembatan Palu IV dijadikan jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Palu Barat.

Selain itu, kendaraan yang datang dari arah Jalan KH Wahid Hasyim dialihkan melalui Jalan Teuku Umar atau kawasan Pasar Tua. Adapun akses menuju wilayah Palu Timur dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jembatan Palu I.

"Rambu-rambu sudah dipasang. Petugas dari kepolisian dan Dishub juga sudah disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas," ujarnya.

Menurut Trinso, pemerintah telah mengerahkan tim khusus untuk memeriksa kondisi Jembatan Palu III secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan karena ditemukan retakan pada bagian sambungan jembatan yang diduga terdampak gempa bumi.

Ia menjelaskan bahwa keputusan apakah jembatan tersebut aman untuk kembali digunakan akan ditentukan setelah hasil kajian dari instansi teknis terkait selesai dilakukan.

Sebelum hasil evaluasi keluar, akses Jembatan Palu III tetap ditutup sebagai langkah preventif guna menghindari risiko yang dapat membahayakan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat memahami situasi saat ini. Bagi pengguna jalan kami mengimbau patuhi rambu-rambu lalu lintas guna menghindari kecelakaan," ucap Trinso.

Gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu terjadi pada Selasa sekitar pukul 10.27 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 42 kilometer di tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

Aktivitas seismik pascagempa masih terus berlangsung. Hingga pukul 14.30 Wita, BMKG mencatat telah terjadi 71 kali gempa susulan di wilayah Kota Palu dan sekitarnya, sehingga pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur dan keselamatan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news