Kecelakaan Maut di Parangtritis Bantul, Pemotor Tewas Tabrak Pembatas

8 hours ago 6

Kecelakaan Maut di Parangtritis Bantul, Pemotor Tewas Tabrak Pembatas

Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, BANTUL — Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di tikungan Duwuran, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Bantul, Sabtu (9/5/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.21 WIB. Kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AB 3985 QT.

“Pengendara diduga kehilangan konsentrasi saat melintas di tikungan sehingga menabrak pembatas jalan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Kondisi Korban

Korban meninggal dunia diketahui berinisial S, 35, warga Trimurti, Srandakan, Bantul. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara. Benturan keras menyebabkan korban mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Sementara itu, pembonceng berinisial MR, 33, yang juga warga Trimurti, Srandakan, mengalami cedera kepala berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di tikungan Duwuran, pengendara diduga kurang berhati-hati sehingga kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan.

Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Sepeda motor berhenti di badan jalan, sementara kedua korban terpental ke bahu jalan dan sebagian ke badan jalan.

Penyebab Kecelakaan

Polisi menduga faktor utama kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengendara saat melintas di jalur menikung pada dini hari.

“Kesimpulan sementara pengendara kurang hati-hati dan kehilangan konsentrasi ketika mengendarai kendaraan,” kata Rita.

Kerugian materi akibat insiden ini ditaksir sekitar Rp500.000. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan dan pada waktu dini hari yang rentan menurunkan konsentrasi.

Selain itu, pengendara diingatkan untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara jarak jauh, mengingat kondisi jalan yang relatif sepi pada dini hari kerap memicu pengendara melaju dengan kecepatan tinggi tanpa disadari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news