Kecelakaan Maut di Ringroad Wonosari, 2 Pemotor Meninggal

8 hours ago 8

Kecelakaan Maut di Ringroad Wonosari, 2 Pemotor Meninggal

Ilustrasi kecelakaan/Dokumen Harian Jogja

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Lingkar Wonosari, di Padukuhan Tegalsari, Siraman, Wonosari, Kamis (10/9/2026) malam. Dua pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan adu banteng tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan di Ring Road selatan Wonosari itu terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Dua sepeda motor yang terlibat yakni Honda Mega Pro AB 2307 NW dan Yamaha Nmax AB 6857 DV.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handaya menjelaskan Honda Mega Pro AB 2307 NW dikendarai Fery Nur Arnand,26, warga Kalurahan Hargosari, Tanjungsari. Saat kejadian, Fery melaju dari arah Wukirsari ke barat menuju Tegalsari.

Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju Yamaha Nmax AB 6857 DV yang dikendarai Mendung Kian Santang,30, warga Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Mendung saat itu hendak mendahului mobil yang berada di depannya.

Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Kedua pengendara motor tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Saat mendapatkan laporan, kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk pemeriksaan dan penyelidikan,” kata Priya saat dihubungi Jumat (11/9/2026) pagi.

Kecelakaan Terjadi Saat Menyalip

Priya menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, kecelakaan terjadi karena pengendara kurang berhati-hati. Kondisi jalan di lokasi kejadian datar dan lurus sehingga pengendara dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Namun, saat akan menyalip, pengendara tidak melihat kondisi kendaraan dari arah berlawanan. Akibatnya, tabrakan dengan jarak yang sudah terlalu dekat tidak dapat dihindari.

“Tabrakan terjadi karena jarak yang terlalu dekat. Kedua korban meninggal karena lokasi serius di bagian kepala,” katanya.

Priya menambahkan kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan sudah diamankan. Dia berharap kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bersama agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

“Terus berhati-hati dengan mematuhi peraturan dalam berlalulintas. Kecelakaan tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.

Polisi Perkuat Pencegahan Kecelakaan

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa menambahkan Polres Gunungkidul telah menyiapkan sejumlah program pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalanan Bumi Handayani.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menerjunkan personel pada jam-jam rawan, seperti pagi dan sore hari, di sejumlah titik tertentu yang dinilai membutuhkan pengawasan.

Selain itu, polisi juga memasang spanduk peringatan di lokasi yang rawan terjadi kecelakaan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

“Kami terus berupaya agar jumlah laka lantas di Gunungkidul bisa terus ditekan,” katanya.

Damus mengatakan upaya pencegahan juga menyasar anak-anak sekolah melalui sosialisasi dan edukasi. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran mengenai tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mendorong pelajar menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Banyak kegiatan sosialisasi dilakuan di sekolah mulai dari kampung tertib lalu lintas hingga safety riding untuk keselamatan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Jogja News Jogja Politan Jogja Ball Jogja Otote Klik News Makassar news